Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
BNI Syariah
Dream - BNI Syariah mencatat pertumbuhan aset yang cukup menggembirakan. Hingga Mei 2014, pertumbuhan aset bank syariah milik salah satu bank pemerintah ini mencapai 14,66 persen.
Dari keterangan pers yang dikutip, Kamis 19 Juni 2014, aset BNI Syariah naik dari Rp 14,7 triliun pada Desember 2013 menjadi Rp 16,86 triliun pada akhir Mei 2014. Pembiayaan BNI Syariah tumbuh 14,78 persen dari Rp 11,24 triliun pada Desember 2013 menjadi Rp 12,9 triliun pada akhir Mei 2014.
Sementara Dana Pihak Ketiga tumbuh dari Rp 11,89 triliun di Desember 2013 menjadi Rp 14,66 triliun pada akhir Mei 2014 atau naik sebesar 20,67 persen. Laba bersih per Mei 2014 mencapai Rp 54,42 miliar.
Laju pertumbuhan BNI Syariah seolah menunjukan adanya tren peningkatan peran bank syariah di kalangan masyarakat Sebelumnya, laporan Ernst & Young's Global Islamic Banking Center, menunjukan aset perbankan syariah dunia diproyeksikan bakal menembus angka US$ 3,4 triliun dalam tiga tahun ke depan. Maraknya aktivitas ekonomi di pasar keuangan Islami menjadi pemicu utama pertumbuhan tersebut.
Laba industri keuangan syariah dari enam poros pertumbuhan dunia untuk pertama kalinya menebus US$ 10 miliar pada 2013. Keenam poros itu adalah Qatar, Indonesia, Saudi Arabia, Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Turki atau disingkat QISMUT.
Ernst & Young's yakin laba bank syariah bakal menembus US$ 25 miliar pada 2018 jika laju pertumbuhan mampu terjaga dengan baik.
" Meski angka pertumbuhan laba bank syariah impresif dengan rata-rata 15-19%, pencapaian ini masih lebih rendah dibandingkan bank konvensional," ujar Global Islamic Finance Leader EY, Ashar Nazim seperti dikutip laman Zawya.
Industri perbankan syariah memang memiliki potensi cukup signifikan. Saat ini tercatat lebih dari 38 juta masyarakat dunia yang melakukan transakai lewat bank syariah. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya