Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Menguat di sesi pembukaan, indeks bursa saham Indonesia tak mampu bertahan di zona hijau. Kekhawatiran kurs rupiah yang terus melemah mengubur sentimen positif dari rekor kenaikan bursa saham Asia.
Kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis, 19 Juni 2014 sebetulnya menguat 62 poin ke level 11.916 per dolar AS. Namun bayang-bayang rupiah jatuh ke level 12 ribu tampaknya memicu keresahan pelaku pasar.
Pada penutupan perdagangan saham hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 23,58 poin (0,48%) ke level 4.864,27. Indeks sempat mencetak level tertinggi 4.900,32.
Aksi jual saham pelaku pasar menyebabkan 213 emiten terpuruk di zona merah sedangkan 86 lainnya masih bergerak menguat. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 3,99 triliun.
Laju pelemahan juga melanda Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang turun 0,92 poin (0,58%) ke level 159,51. ISSI terseret rontoknya harga saham syariah dari 135 emiten dikala 57 efek yang menguat.
Nilai transaksi perdagangan tercatat mencapai Rp 2,72 triliun dari beralihnya 23,73 miliar saham.
Koreksi juga dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah 3,68 poin (0,56%) ke level 654,36. Sebanyak 21 emiten keping biru syariah bertengger di zona hijau.
Dari kawasan regional, indeks bursa saham bergerak variatif. Padahal secara keseluruhan, indeks bursa saham Asia Pasifik justru mencetak level tertinggi dalam 6 tahun terakhir.
Nikkei Jepang mencatat kenaikan 245,4 poin (1,62%) sementara KOSPI Korea Selatan naik 2,54 poi (0,13%).
Emiten batu bara plat merah, PTBA, menjadi saham bluechips syariah pencetak kenaikan harga tertinggi sebesar Rp 275 per saham. Top gainer saham bluechips syariah lainnya adalah UNVR yang naik Rp 150, ICBP Rp 100, EXCL Rp 75, dan INTP Rp 50 per saham. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya