Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tidur Siang Di Kantor Memberi Banyak Manfaat (Foto Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Pegawai yang ketahuan tidur siang di kantor biasanya mendapat teguran dari atasan. Ada anggapan tidur siang identik dengan sikap karyawan malas. Namun pandangan miring itu sebentar lagi akan menghilang.
Aktivitas tidur siang ternyata menyimpan banyak manfaat baik bagi kinerja karyawan dan perusahaan.
Dikutip dari Mirror, Senin 1 April 2019, hari kerja yang panjang bisa membuat pegawai kekurangan tidur pada malam hari selama satu jam.
Tidur siang selama sejam bisa menutup kekurangan tidur pada keesokan harinya.
Riset yang dilakukan oleh produsen tempat tidur, Silentnight, dan University of Leeds, Inggris, menunjukkan bahwa perubahan waktu tidur bisa membuat karyawan drop selama empat jam.
Pemimpin riset, Nerima Ramlakhan, mengatakan kurang tidur menjadi masalah yang dialami oleh masyarakat Inggris dan berbahaya, terutama bagi anak-anak.
Apalagi, saat ini orang-orang dikelilingi oleh cahaya yang tak natural, sepeti cahaya lampu, komputer, televisi, atau smartphone.
" Cahaya yang seperti ini bisa berdampak terhadap kualitas tidur," kata Nerina.
Walaupun merasa tidur dengan waktu yang lama, kata Nerina, orang akan merasa capek setelah bangun tidur.
Belum lagi ditambah kajian bahwa orang yang tidur kurang dari lima jam, bisa merasakan letih selama empat jam.
" Pimpinan sebaiknya mengizinkan karyawan untuk tidur siang di kantor. Itu bisa membuat perubahan yang besar," kata dia.
Nerina mengatakan tidur siang yang seharusnya diberikan adalah pukul 14.00--16.00.
Dia juga tidak menyarankan untuk tidur siang di atas jam 16.00 karena bisa berpengaruh terhadap jam tidur pada malam hari.
Nerina juga mengatakan kurang tidur bisa menyebabkan penyakit seperti diabetes, depresi, dan serangan jantung.
(Sah, Sumber: Mirror.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya