Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ditolak Kerja Itu Rasanya Sakit, Ya? (Foto: Shutterstock)
Dream – Inilah bukti keteguhan hati seorang yang tak pantang menyerah saat didera kegagalan. Meski nyaris 100 perusahaan menolak lowongan kerjanya, pria ini tak pernah kapok mengirimkan surat lamaran kerja.
Dialah Steve Allan. Jabatannya saat ini benar-benar membuat perusahaan yang melamar bakal gigit jari. Allan menjadi bos sebuah perusahaan media.
Dilansir dari CNBC, Jumat 7 Juni 2018, Allan yang menjabat Global CEO MediaCom baru mendapatkan pekerjaannya setelah 82 kali surat lamarannya ditolak perusahaan.
“ Coba sebut nama perusahaannya. Itu saya ditolak mereka,” seloroh Allan kepada CNBC Make It.
Allan memang melamar pekerjaan dengan modal yang meragukan. Hanya berbekal ijazah SMA dan nekat melamar ke industri media yang umumnya memiliki syarat cukup tinggi.
Awalnya, Allan kecewa menerima surat penolakan. Namun itu masa lalu. Kini, dia mencintai surat-surat tersebut dan terus menyimpannya. Ada satu hal yang dipelajari dari penolakan perusahaan: kalau mau sukses, ya, nggak ada belas kasih.
Dari situlah, Allan bekerja keras untuk menggapai mimpinya. Dia mencoba melamar kembali ke perusahaan yang telah menolaknya.
“ Saya terus maju karena punya tujuan dan tahu apa yang harus dilakukan,” kata Allan.
Kerja keras Allan berbuah manis. Sekarang, dia menjadi bos agensi media terbesar di dunia, MediaCom yang memiliki berbagai media, termasuk NHS dan MARS.
Namun, dia juga pernah gagal ketika kliennya, Volkswagen, mundur setelah tersandung kasus skandal emisi. Allan mengatakan MediaCom langsung bertindak cepat untuk menghindari kerugian lebih lanjut pada 2016. Lalu, pada 2017, MediaCom mendapatkan balik untung setelah mendapatkan klien baru termasuk Richemont dan Uber.
“ Sekarang, ketika orang bertanya, apa karakteristik yang harus dimiliki agar bisa sukses? Bagi saya, di atas itu semua, ada yang namanya tak ada belas kasihan,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya