Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Direktur Utama BTN Maryono menyatakan keluarnya produk reksadana ini yang menjadi alasan utama terciptanya kerjasama antara BTN dengan PT Bahana Sekuritas dan PT Trimegah Asset Management.
" Bank BTN terus melakukan terobosan untuk memberikan layanan lebih kepada nasabahnya. Karena itulah diperlukan adanya inovasi produk yang dapat menyentuh apa yang dibutuhkan nasabah, termasuk salah satunya adalah kebutuhan untuk berinvestasi yang aman. Atas dasar itulah kami mengajak PT Bahana Sekuritas dan PT Trimegah Asset Management menjadi mitra dalam menyiapkan produk investasi yang aman berupa reksadana," ujar Maryono seperti dikutip dari keterangan pers, Jumat, 22 Agustus 2014.
Maryono menjelaskan kerjasama ini sudah cukup lama direncanakan pihak BTN. Hal ini agar Bank BTN juga dapat menyediakan fasilitas investasi yang aman bagi nasabah.
" Kami bersyukur akhirnya Bahana dan Trimegah dapat menjadi mitra bisnis Bank BTN dalam penjualan reksadana," jelasnya.
Naskah kerjasama ditandatangani oleh Maryono, Direktur Utama Bank BTN. Sementara dari PT Bahana Sekuritas naskah ditandatangani oleh Edward P. Lubis, Presiden Direktur dan Denny R.Thaher, Direktur Utama PT Trimegah Asset Management.
Kerjasama yang ditandatangani oleh masing-masing pihak dimaksudkan sebagai landasan untuk menjalankan bisnis sesuai dengan ruang lingkup kerjasama dalam penjualan Reksadana.
Penjualan Reksadana ini akan melengkapi layanan pemasaran produk non banking yang sudah diluncurkan Bank BTN sebelumnya, seperti ORI (obligasi ritel Indonesia), Sukuk Ritel dan Saving Bond Ritel (SBR).
Maryono menambahkan penjualan produk Reksadana diharapkan akan menambah fee based income perseroan. Reksadana nantinya akan dipasarkan melalui 29 kantor layanan BTN Prioritas yang tersebar di seluruh Indonesia.
" Dijadwalkan sampai dengan akhir tahun 2014 jumlah layanan BTN Prioritas menjadi 39 kantor layanan," tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya