Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Hotel The Apurva Kempinski Bali (Shutterstock/Ajprojectphotos)
Dream - Indonesia punya berbagai hotel berbintang dengan fasilitas penginapan megah yang dapat memanjakan para pengunjungnya.
Contoh saja Raffles Jakarta Hotel, Aryaduta Hotels, hingga Hotel The Apurva Kempinski Bali yang pernah dijadikan tempat perhelatan puncak KTT G20.
Nama-nama hotel itu tentunya sudah cukup dikenal masyarakat luas. Namun ternyata sebagian hotel mewah di Tanah Air adalah milik orang-orang terkaya di Indonesia, loh.
Siapa saja mereka? Berikut ini daftar miliarder pemilik hotel mewah di Indonesia.
Hotel The Apurva Kempinski Bali menorehkan prestasi dengan ditunjuk sebagai tempat perhelatan KTT G20 Indonesia pada 15 hingga 16 November 2022.
Hotel mewah bintang lima itu adalah Eddy William Katuari yang juga merupakan Presiden Direktur Wings Group setelah ayahnya wafat pada tahun 2004. Dia dikenal sebagai taipan Indonesia.
Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono atau dikenal Hartono Bersaudara, orang paling kaya di Indonesia itu punya berbagai bisnis, tak terkecuali di bidang properti.
Pemilik Grup Djarum ini memiliki sejumlah properti, mulai dari Hotel Indonesia Kempinski, Kempinski Residence, Menara BCA, hingga Grand Indonesia.
Properti lain yang dimiliki seperti Padma Hotel Karawang, Karawang Resinda, World Trade Center Mangga Dua dan Mal Daan Mogot.
Pendiri grup Lippo, Mochtar Riady memiliki beragam bisnis yang dijalankan, yang saat ini dipegang putranya James dan Stephen Riady.
Dalam bidang perhotelan, mereka memiliki Aryaduta Hotels sebuah grup hotel bintang lima yang tersebar di Jabodetabek, Medan, Pekanbaru, Manado, Makassar, hingga Palembang.
Pendiri sekaligus pemilik perusahaan MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, tak hanya menjalani bisnis di bidang media, dia juga membangun resor di Bali dan Jawa yang akan dikelola oleh perusahaan Donald Trump.
MNC Group memiliki sejumlah hotel mewah seperti Oakwood Hotel & Residence, Lido Lake Resort, dan lainnya.
Lain halnya dengan Chairul Tanjung, pemilik CT Corp memiliki sederet hotel seperti The Trans Luxury Hotel, The Trans Resort Bali, Ibis Bandung, dan Fashion Hotel.
Keluarga Ciputra punya bisnis prestisius di bidang real estate yakni Ciputra Development yang merupakan salah satu perusahaan properti terbesar di Tanah Air.
Grup Ciputra didirikan oleh Ciputra, yang meninggal pada November 2019, lebih dari tiga dekade lalu. Salah satu hotel mewah bintang lima yang dimiliki keluarga Ciputra adalah Raffles Jakarta Hotel yang berlokasi di Kuningan, Jakarta Selatan.
Keluarga Widjaja, pemilik dari perusahaan raksasa Sinarmas diketahui juga memiliki bisnis dalam bidang perhotelan.
Keluarga ini memiliki hotel mewah berbintang lima yakni hotel Grand Hyatt yang berlokasi Thamrin, Jakarta Pusat. Mereka juga merupakan pemilik dari Hotel Santika Premiere ICE BSD City.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya