Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lionel Messi (Shutterstock)
Dream - Final Piala Dunia 2022 pada 18 Desember mendatang akan mempertemukan dua negara raksasa sepak bola, yakni Argentina dan Prancis.
Di balik kesuksesan Argentina menembus laga final dengan mengalahkan Kroasia dengan skor 3-0 si semifinal, ada sosok sang kapten, Lionel Messi, yang tampil gemilang.
Pemain 35 tahun ini membuka gol Argentina lewat eksekusi penalti. Kemudian, dia membuat dua assist untuk gol yang dicetak Julian Alvarez.
Kesuksesan Messi dalam dunia sepak bola membuatnya meraup kekayaan fantastis. Pada tahun 2022, kekayaan salah satu pemain terbaik dunia ini ditaksir mencapai US$600 atau sekitar Rp9,3 triliun di tahun 2022.
Sebelum digeser Cristiano Ronaldo, Messi sempat menempati urutan pertama pemain sepak bola dengan bayaran tertinggi dalam daftar Forbes pada 2022, dengan total pendapatan mencapai US$130 juta.
Forbes juga mencatat bahwa Messi mampu mendapatkan gaji dan insentif hingga US$165 juta selama bernaung di klub asal Spanyol, Barcelona. Pada tahun lalu, Messi angkat kaki dari Barcelona dan pindah ke PSG.
Menurut Clutch Point, di tahun ini Messi mendapatkan penghasilan sekitar US$75 juta dengan pengesahan dana sebesar US$55 juta.
Beberapa merek terkenal yang pernah bekerja sama dengannya seperti Adidas, Anheuser-Busch InBev, Cirque du Soleil, Gatorade, Hard Rock Cafe Inc., Konami, Mastercard, Ooredoo, Pepsi, PepsiCo, Socios.com, hingga YPF.
Bahkan Adidas berani memberi kontrak seumur hidup untuk Messi pada 2017. Kontrak tersebut sama seperti yang didapat David Beckham dan Zinedine Zidane, yang masih memakai produk-produk Adidas setelah pensiun.
Menariknya, persaingannya bersama Cristiano Ronaldo pun berlanjut di luar lapangan, dengan Ronaldo yang digandeng Nike dan sama-sama mempunyai kontrak seumur hidup.
Kekayaan Messi juga datang dari dunia investasi. Salah satu dari sedikit investasi yang diketahui adalah di kampung halamannya Rosario di Argentina. Dia menjadi bagian dari proyek Azahares del Parana.
Messi juga memiliki clothing line sendiri dan membuka gerai ritel pertamanya, Messi Store, pada 2019. Bahkan dia mempunyai Leo Messi Foundation yang memberikan bantuan kepada orang yang kurang beruntung.
Sayangnya, karier Messi sebagai pemain sepak bola mungkin akan segera berakhir. Piala Dunia 2022 yang saat ini berlangsung di Qatar akan menjadi gelaran Piala Dunia terakhir untuknya.
" Minggu (18/12) akan jadi pertandingan terakhir saya di Piala Dunia. Masih ada banyak waktu hingga Piala Dunia selanjutnya dan saya pikir saya takkan bisa mencapainya," ujarnya kepada Marca.
" Jadi, saya harap saya bisa menuntaskan Piala Dunia kali ini dengan hasil terbaik," lanjut Messi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya