Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Ilustrasi (Shutterstock/Gandi Purwandi)
Dream - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan lima provinsi bakal menjadi tujuan mudik terbanyak di libur Natal dan Tahun Baru 2023. Kelima wilayah tersebut seluruhnya berada di pulau Jawa.
Dalam survei yang dilakukan terhadap 30.606 responden diketahui Jawa Tengah akan menjadi tujuan mudik terbesar di Indonesia dengan porsi sebesar 19,7 persen atau 8,7 juta orang. Disusul Jawa Timur sebanyak 7,7 juta (17,5%), Jawa Barat 6,5 juta orang (14,6%).
Dua tujuan mudik lainnya adalah Jabodetabek sebanyak 4,7 juta orang (10,5%) dan terakhir Yogyakarta yang akan kedatangan 3,6 juta orang pemudik atau 8,2%.
Survei pemudik ini dilakukan dalam dua tahap yaitu pada 5-26 September 2022 dan 17-30 November 2022.
Hasil survei tersebut juga menunjukan fakta menarik terkait rencana mudik atau libur Natal dan Tahun Baru kali ini.
Sebanyak 38,4 persen responden menyatakan tidak melakukan perjalanan saat libur Nataru karena tidak punya biaya.
Sementara 37,5 persen responden lainnya menyatakan akan melakukan perjalanan dengan tujuan memanfaatkan waktu saat libur Nataru.
Kepala Badan Kebijakan Transportasi (Bakertrans) Kemenhub I Gede Pasek Suardika dikutip dari Merdeka, Jumat, 16 Desember 2022 menjelaskan faktor utama masyarakat ingin melakukan mudik atau liburan Nataru adalah ekonomi atau keuangan keluarga yang mendukung, kondisi Covid-19 yang mereda, dan adanya cuti bersama.
Dalam survei ini diprediksikan akan ada 35,4 juta orang yang melakukan perjalanan ke luar kota saat libur Nataru. Arus mudik H-7 Natal diperkirakan akan dilakukan 19,9 juta orang yang pergi keluar kota.
“ Puncaknya terjadi di 23 Desember 2022 sebanyak 5,2 juta orang dan 24 Desember sebanyak 4,5 juta orang,” kata dia.
Setelah pemudik Natal, Kemenhub mencatat akan ada periode kedua arus warga yang menikmati liburan tahun baru yang berlangsung H-6 menjelang tahun baru sampai dengan hari H tahun baru.
Diprediksi sebanyak 15,5 juta orang yang akan melakukan perjalanan ke luar kota dengan puncaknya terjadi pada 30 Desember 2022 (4,2 juta orang) dan 31 Desember 2022 (3,6 juta orang).
Selanjutnya pasca tahun baru (2-7 Januari 2023) doperkirakan masih ada potensi 1,5 juta orang melakukan perjalanan ke luar kota.
Sedangkan untuk arus balik, Kemenhub memprediksi akan terjadi pada 26 Desember 2022 hingga 7 Januari 2022.
Puncak arus balik terjadi pada 1 Januari 2023 sebanyak 8,2 juta orang dan 2 Januari 6,5 juta orang yang akan kembali dari daerah asal.
Pergerakan pada masa Natal dan tahun baru pada H-24 hari diperkirakan akan didominasi oleh kendaraan pribadi yaitu mobil pribadi sebanyak 28,26 persen, dan sepeda motor sebanyak 16,47 persen.
Sementara, pengguna angkutan umum seperti kereta api diprediksi hanya mencapai 13,42 persen, bus 11,90 persen, pesawat 11,02 persen, kapal penyeberangan 4,49 persen, dan kapal laut 2,04 persen.
“ Hal ini perlu menjadi perhatian kita semuanya terutama Kementerian Perhubungan dalam mengatur lalu lintas,” pungkasnya.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya