Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Taman Nasional Komodo (Shutterstock/Fakhri Anindita)
Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menegaskan rencana kenaikan tiket masuk Taman Nasional (TN) Komodo sebesar Rp3,75 juta resmi dibatalkan.
" Sudah ditarik dan dibatalkan. Jadi tidak ada kenaikan untuk tarif Komodo," kata Sandiaga Uno di Jakarta, dikutip Jumat, 16 Desember 2022.
Kabar kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo sempat mengemuka pada Juli 2022 ketika pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merencanakan pembaruan harga tiket masuk yang akan diberlakukan pada 1 Januari 2023.
Adapun harga tarif masuk ke TN Komodo saat ini hanya sekitar Rp150.000. Tarif ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Kehutanan.
Terpisah, Sandiaga Uno mengatakan pemerintah NTT sedang menyiapkan peraturan gubernur tentang pembatalan kenaikan tiket masuk taman yang terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai itu.
Menurut Sandiaga, keputusan tersebut sebagai kabar baik untuk seluruh pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).
" Bukan hanya di Manggarai, Labuan Bajo, tapi di seluruh yang menopang pariwisata berbasis ecotourism. Ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap kebangkitan pariwisata dan saat masyarakat baru saja pulih dari pandemi, keputusan ini tentunya menjadi angin segar," kata Sandi.
Rencana kenaikan harga tiket pada taman nasional yang sudah berdiri sejak tahun 1980 itu menimbulkan banyak kegaduhan dari kalangan yang menolak. Bahkan pelaku wisata di Labuan Bajo sempat melakukan aksi mogok sebagai bentuk protes.
Sebagai informasi, sebelum hangat kabar kenaikan tarif masuk TN Komodo, publik juga dikejutkan dengan rencana kenaikan tarif masuk Candi Borobudur sebesar Rp750.000 bagi WNI serta dan US$100 bagi turis asing.
Kenaikan itu diklaim untuk membatasi jumlah wisatawan yang masuk yakni hanya sebanyak 1.200 orang per hari. Rencana itu pun dibatalkan lantaran diprotes banyak pihak.
Sumber: Merdeka.com, Liputan6.com
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?