Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pedagang Beras Di Pasar Induk Cipinang, Jakarta (Foto: Antarafoto.com)
Dream - Perum Bulog memastikan stok beras selama Ramadan dan Idul Fitri mendatang aman. Perusahaan pelat merah pengelola stok pangan itu bahkan menjamin stok lebih dari cukup.
Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Karyawan Gunarso mengungkapkan stok beras yang dimiliki Bulog saat ini mencapai 1,3 juta ton. Jumlah itu dianggap mencukupi kebutuhan selama Ramadhan dan sampai Lebaran.
" Masyarakat tidak perlu khawatir, kami pastikan stok aman,” kata Gunarso ketika mengunjungi pergudangan Bulog Divre Jakarta dan Banten, Jumat 25 2018.
Selain memastikan ketersediaan stok pangan, Bulog juga akan berupaya keras menjaga stabilitas harga agar tak naik tinggi.
Untuk mendukung kelancaran tugas tersebut, Bulog telah menetapkan tiga strategi utama, yaitu menjamin ketersediaan beras di gudang-gudang, penyebaran dan distribusi beras langsung ke konsumen baik memanfaatkan retailer-retailer binaan perusahaan.
Langkah ketiga adalah menjalin kerja sama dengan Kementerian dan Lembaga (K/L) seperti dengan TNI dan Polri untuk menjadi tempat atau outlet untuk menjual beras sehingga lebih dekat dengan masyarakat.
“ Yang menjadi penyalur utama adalah retailer-retailer atau pedagang-pedagang kami yang tersebar di 82 kabupaten/kota. Selain itu kami punya Rumah Pangan Kita (RPK) yang tercatat ada 40ribu RPK , ini sangat membantu kami dalam mencapai target ataupun sasaran dalam menstabilkan harga,” kata dia.
Gunarso menambahkan, selain beras, stok pangan pokok lainnya yang dimiliki BULOG antara lain gula pasir sebanyak 176 ribu ton, daging kerbau sebanyak 4 ribu ton, jagung 245 ton, tepung terigu 789 ton, dan minyak goreng sebanyak 5,3 juta liter.
“ Selain itu, kami tetap melaksanakan penugasan pemerintah dalam menyalurkan bansos rastra dan Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah di seluruh Indonesia”, kata dia.
Realisasi Penyaluran Bansos Rastra hingga 23 Mei 2018 telah mencapai 625 ribu ton atau 97,13 persen dari Surat Perintah Penyaluran per bulan Mei 2018. Penyaluran cadangan beras pemerintah yang dilakukan oleh BULOG telah mencapai 305 ribu ton.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya