Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Perry Warjiyo Resmi Menjadi Gubernur BI.
Dream - Perry Warjiyo resmi dilantik sebagai gubernur Bank Indonesia (BI). Pengangkatan Perry sebaga pimpinan BI berdasarkan Keputusan Presiden No. 70/P/2018 yang ditetapkan di Jakarta pada 16 April 2018.
Pelantikan Perry ditandai dengan pengucapan sumpah di hadapan Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali.
“ Sebelum memangku jabatan, Saudara wajib mengucapkan sumpah. Bersediakah Saudara mengucapkan sumpah menurut agama Saudara?” kata Hatta di Gedung MA, Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 24 Mei 2018.
Perry menjawab bersedia. Dia juga berjanji akan mengemban tugas sebagai gubernur BI dengan sebaik-baiknya.
“ Bahwa saya akan melaksanakan tugas sebagai Gubernur BI dengan sebaik-baiknya. Saya akan setia terhadap konstitusi dan haluan negara,” kata dia.
Dengan pelantikan ini, Perry sah menjadi gubernur BI untuk periode 2018-2023.
© Karier Perry Warjiyo di Bank Indonesia cukup panjang.
Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 25 Februari 1959 ini diangkat menjadi deputi gubernur BI pada 15 April 2013 melalui Keputusan Presiden No. 28/P Tahun 2013. Jebolan sarjana ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) ini meraih gelar master dan Phd di bidang moneter dan keuangan internasional dari Iowa State University, Amerika Serikat pada tahun 1989 dan 1991.
Sejak 1984, perjalanan karier Perry di BI cukup panjang. Sebelum ditetapkan sebagai deputi gubernur, dia menjabat sebagai asisten gubernur untuk merumuskan kebijakan moneter, makroprudensial, dan internasional di BI. Jabatan ini diemban setelah menjadi direktur eksekutif di Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter di BI.
Sebelum kembali ke BI pada 2009, dia pernah berkarier dan menduduki posis penting selama dua tahun menjabat sebagai direktur eksekutif di International Monetary Fund (IMF), mewakili tiga belas negara anggota yang tergabung dalam South East Asia Voting Group.
Perry juga berpengalaman di bagian riset ekonomi dan kebijakan moneter, isu-isu internasional, transformasi organisasi, dan strategi kebijakan moneter, pendidikan dan riset kebanksentralan, pengelolaan devisa dan utang luar negeri, serta kepala biro gubernur di BI.
© Etos kerjanya berasal dari didikan sang ayah yang berprofesi sebagai petani.
Pria yang jago di bidang moneter ekonomi ini ternyata anak seorang petani. Etos kerja yang dia miliki ini berkat didikan mendiang ayahnya, seorang petani di desa.
“ Saya Perry Warjiyo, anak petani yang memang berasal dari desa. Hanya satu tujuan mengabdi untuk bangsa negara sesuai didikan almarhum ayah saya,” kata dia, dikutip dari Merdeka.com.
Sebagai anak petani, Perry berkata perjuangannya tak mudah untuk menjadi seperti sekarang. “ Saya berasal dari desa yang hidupnya adalah berjuang terus untuk bisa sekolah dan kemudian bekerja,” kata dia.
Perry juga akan menjalankan tugas yang diamanahkan dengan baik. Dia juga akan memperkuat kerja sama dan kemitraan dengan pemerintah, lembaga keuangan lain, dan DPR.
“ Apabila Bapak-Ibu (Komisi XI) bersepakat, menyetujui saya menjadi gubernur BI 2018-2023, Insya Allah itu amanah, dedikasi menjadi landasan kami dengan dasar kerja sama, koordinasi, kemitraan yang baik dengan pemerintah, OJK, juga Komisi XI DPR RI,” kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Septian Deny, Merdeka.com)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya