Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Bursa saham syariah Indonesia menyambut libur akhir pekan di zona positif. Meski sempat tertekan jelang penutupan, aksi beli investor berhasil menggiring indeks syariah kembali menguat.
Tekanan jual tak terlepas dari kondisi bursa regional yang bergera melemah di sesi penutupan.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 15 Januari 2016 di level 141,875, atau naik tipis 0,095 poin (0,07%).
Aksi rebound jelang menit terakhir perdagangan juga dialami Jakarta Islamic Index (JII) yang menanjak 0,517 poin (0,09%) ke level 594,640.
Hingga sesi penutupan siang, dua indeks acuan saham syariah ini sebetulnya nyaman bergerak menguat. Namun munculnya tekanan jual di sesi kedua, menyeret ISSI dan JII turun ke zona merah.
ISSI tercatat menyentuh level tertinggi di 143,029 namun sempat melemah ke posisi zona merah 141,670.
Jelang libur akhir pekan, aksi jual beli saham syariah relatif sepi. Lantai bursa syariah hanya mencetak transaksi Rp 2,82 triliun dengan 25,72 miliar saham berpindahtangan.
Aksi beli investor mengangkat 88 emiten syariah bergerak menguat. Sisanya, 83 emiten tertekan aksi jual dan 53 lainnya bertahan stagnan.
Investor tampaknya mulai melepas beberapa saham di sektor-sektor yang riskan. Emiten keuangan mengalami koreksi terdalam hingga 0,93 persen, diikuti infrastruktur 0,55 persen dan pertambangan 0,43 persen.
Sebaliknya, investor berburu saham di sektor barang konsumsi yang melonjak 2,04 persen dan industri aneka 1,64 persen.
Saham-saham unggulan syariah yang masuk daftar top gainer kali ini adalah LPPS dengan kenaikan Rp 725, UNVR Rp 275, ICBP Rp 175, AALI Rp 150, dan ASII Rp 125 per saham.
Sementara jajaran top losser dihuni oleh UNTR yang turun Rp 225, AKRA Rp 200, SILO Rp 15, INTP Rp 150, dan ITMG Rp 100 per saham.
Dari pasar keuangan, kurs rupiah sore ini bergerak menguat 38 poin (0,27%) menjadi 13.869 per dolar AS.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan