7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Perlu Uang Untuk Kebutuhan Darurat Saat Corona, Aku Harus Gimana, Ya? (Foto: Shutterstock)
Dream – Dalam kondisi normal, kebanyakan orang masih sulit menangani pengeluaran tak terduga. Apalagi saat pandemi coronaa yang datangnya tak pernah disangka-sangka. Anggaran bulanan jadi hancur berantakan meski melakukan aktivitas di rumah.
Setiap kejadian yang tidak terduga, memang bisa membuat seseorang jatuh ke dalam lingkaran utang yang membuat situasi semakin buruk.
Saat tidak ada lagi uang tunai yang bisa digunakan, kamu akan mengambil jalan singkat dengan menggesek kartu kredit. Padahal kamu sadari jika layanan ini mengenakan bunga tinggi.
Lalu, adakah pilihan yang lebih baik untuk pengeluaran tak terduga daripada menggunakan kartu kredit berbunga tinggi atau meminjam dari tabungan pensiun?
Berikut adalah beberapa opsi untuk dipertimbangkan sebelum membuat pilihan yang dapat membahayakan masa depan keuangan, seperti melansir laman Brownsvilleherald, Minggu 19 April 2020.
Jika memiliki barang-barang yang tidak digunakan di rumah, kemungkinan ada seseorang di luar sana yang akan membayar tunai untuk itu. Jual secara online sehingga kamu tidak perlu repot menjajakan kepada orang-orang, cukup memasang barang dalam satu situs.
![]()
Kedua, carilah biaya berlangganan yang tidak penting
Cobalak cek pengeluaran bulanan kamu. Mungkin ada tagihan bulanan dari layanan yang jarang kamu pakai. Cara ini bisa sedikit membebaskan kamu dari pengeluaran bulanan.
Pertimbangkan memotong tagihan internet atau negosiasi ulang dengan penyedia ponsel atau televisi berlangganan.
Ketiga, gunakan keahlian untuk cari pekerjaan sambilan.
melakukan pekerjaan sambilan berdasarkan kontrak atau menjual barang-barang buatan sendiri secara online.
Bahkan menyediakan layanan di lingkungan seperti membersihkan halaman, perbaikan kecil, layanan penitipan atau mengasuh anak itu bisa menjadi penghasilan tambahan.
Keempat, meminjam uang
Jika memang sudah terpaksa, kamu bisa meminjam uang dari keluarga, atau teman dan keluarga yang mungkin bersedia membantu. Cara ini lebih aman karena mereka umumnya tidak mengenakan bunga seperti biasa diterapkan bank.
Tentukan dengan tepat berapa banyak yang kamu butuhkan untuk menutupi biaya, dan hanya meminta jumlah itu. Jika itu pinjaman, sepakati syarat pembayaran dan bunga.
Hal itu bisa membantu mengurangi pengeluaran. Sehingga tidak perlu kehilangan uang secara mendadak.
Pinjaman ke kantor biasanya bisa dibayar kembali melalui pemotongan gaji, sehingga Anda tidak akan mengambil risiko kehilangan pembayaran dan merusak skor kredit jika meminjam dari bank.
![]()
Intinya, membayar dengan uang tunai atau menggunakan kartu kredit berbunga rendah adalah cara terbaik untuk menutupi pengeluaran yang tidak terduga, tetapi itu tidak selalu mungkin.
Tantangannya adalah menemukan cara alternatif untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek tanpa mengorbankan keuangan jangka panjang.
(Sumber: Liputan6.com/Nurmayanti)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?