Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Dipecat Dari Pabrik, Buruh Ini Banting Setir Jualan Ikan. (Foto: World Of Buzz)
Dream – Kebijakan lockdown atau yang dikenal di Indonesia sebagai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah membuat dunia usaha terpukul. Banyak pelaku industri harus berjuang bertahan karena pemasukan turun tajam selama wabah Covid-19.
Mereka yang tak bisa bertahan terpaksa harus merumahkan karyawan tanpa gaji atai paling drastis, menjatuhkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Tindakan terakhir inilah yang menimpa seorang ayah di Malaysia. Dia dipecat dari pabrik tempatnya bekerja.
Dikutip dari World of Buzz, Senin 20 April 2020, Mohd Hasrul Abd Hamid (42 tahun) awalnya adalah buruh pabrik di Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia. Berdasarkan aturan lockdown Negeri Jiran, pabriknya tutup operasional sementara.
Walaupun tak lagi bekerja di pabrik, Hasrul banting setir jualan ikan. Itu pun tak disengaja.
“ Saya beli ikan dari teman. Saya beli, lalu membagikannya kepada keluarga,” kata dia kepada Mstar.
Sang istri memfoto ikan yang dibeli Hasrul dan mengunggahnya di sosial media. Kemudian, teman istri bertanya kepada istri Hasrul apakah jualan ikan dan bisa memesannya kepadanya atau tidak.
“ Seorang teman pernah pesan 5 kg,” kata Hasrul.
Melihat peluang ini, Hasrul tak mau hanya menjual ikan 5 kg. Jadi, dia mulai mempromosikan ikan kembung dagangan di grup WhatsApp Serembam.
Sang anak tak ketinggalan mempromosikan ikan dagangan sang ayah. Setelah viral, pada hari ketiga penjualannya melonjak hingga 62 kg.
Hasrul menjual ikan kembung segar seharga 10 ringgit (Rp35.757) per kg. Dia mengirimkan ikan kembung ke alamat mana pun di Seremban. Free ongkir!
Selain ikan kembung, dia juga berjualan baju secara online. Pendapatannya ini turun naik akibat kebijakan lockdown.
Ayah enam anak ini harus mengendalikan pengeluaran dengan membeli barang-barang yang penting. “ Saya memprioritaskan kebutuhan anak-anak, seperti makanan dan popok. Kami juga membelanjakan uang secara cerdas,” kata dia.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa