Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Buka Puasa Bersama. (Foto: Shutterstock)
Dream – Bulan puasa masih dua minggu lagi. Undangan buka puasa bersama (bukber) datang hilir mudik seperti tak pernah berhenti.
Walaupun uang makan siang tak terpakai, jajan ketika buka puasa bisa menjadi lebih boros daripada bujet makan dalam sehari.
Lantas bagaimana caranya agar bisa mengikuti bukber tapi dompet tidak kosong melompong? Tak mau dong nama kamu selalu disisihkan dari undangan Bukber hanya karena selalu menolak undangan Bukber karena kantong bolong.
Mengutip keterangan tertulis Giladiskon, Selasa 21 Mei 2019, langkah antisipasi pertama yang harus kamu lakukan adalah memilih undangan yang penting. Misalnya, kamu lebih memilih untuk datang ke ajakan Bukber SMP daripada dengan teman dekat. Kamu bisa bertemu dengan teman dekat setiap saat, sedangkan tak selalu bertemu dengan teman SMP.
Dengan memilih undangan seperti ini, kamu bisa lebih mudah memperkirakan berapa uang yang harus disisihkan untuk bisa menghadiri acara bukber yang ditentukan.
Kedua, membuat perhitungan bujet pengeluaran. Pada tahap ini, kamu bisa mulai menghitung budget pengeluaran khusus untuk bukber.
Jangan lupa untuk buat budget maksimal yang dapat kamu keluarkan untuk setiap acara. Jangan lupa juga mengakumulasikan sesuai dengan jumlah undangan bukber yang telah dipilih.
Ketiga, yang paling penting, kamu harus patuhi target yang telah dibuat. Semua cara di atas takkan berhasil kalau tak kamu jalankan.
Misalnya, kamu sudah mematok anggaran makan sebesar Rp75 ribu per setiap undangan bukber. Usahakan biaya yang kamu keluarkan tidak melebihi ini.
Keempat, cari tambahan penghasilan. Kalau anggaran tiris dan undangan buka puasa berjubel, kamu bisa menyiasatinya dengan mencari tambahan pendapatan.
Kamu bisa menjadi freelancer desain atau menulis artikel untuk mendapatkan tambahan uang jajan. Atau, kamu bisa membuat bisnis jual makanan atau sesuatu yang sedang tren saat ini.
Alternatif selanjutnya untuk dapetin pendapatan tambahan adalah dengan mengikuti program referral yang memberikan kamu uang jika berhasil mengajak orang lain untuk bergabung menggunakan aplikasi tersebut. Biasanya, cara ini merupakan yang paling mudah karena kamu hanya bermodalkan smartphone milikmu.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya