Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Facebook Akan Menaikkan Gaji Karyawannya. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pegawai Facebook bisa tersenyum lebar tahun ini. Perusahaan milik Mark Zuckerberg itu berencana menaikkan gaji pegawainya. Manajemen korporasi teknologi ini ingin memberikan kompensasi kepada anak buahnya yang bekerja berjam-jam memantau internet.
Dikutip Dream dari SEA Mashable, Senin, 20 Mei 2019, Facebook akan menaikkan upah per jam kepada beberapa karyawan kontraknya tahun depan. Jumlah ini bergantung kepada tempat tinggal karyawan dan jenis pekerjaan yang dilakukan.
Perubahan ini hanya berlaku untuk pekerja kontrak di Amerika Serikat.
" Pekerjaan yang kami lakukan untuk menghubungkan orang-orang di seluruh dunia tidak akan mungkin terjadi tanpa orang-orang berbakat dan berdedikasi yang melakukan pekerjaan kontrak di Facebook," tulis Facebook di sebuah unggahan blognya.
Perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini mengatakan karyawan kontrak dipekerjakan oleh mitra vendor untuk bekerja paruh waktu atau full time. Mereka menyediakan layanan penting di semua ulasan konten, keamanan, kuliner, transportasi, dan tim lain.
Upah per jam karyawan kontrak di Facebook rata-rata sebesar US$15 (Rp216.762) per jam. Dengan kenaikan ini, pekerja di Bay Area, New York City dan Washington DC, akan mendapatkan upah US$22 (Rp317.918) per jam, di Seattle US$20 (Rp289.016), dan karyawan kontrak lainnya di beberapa wilayah metropolitan Amerika Serikat sebesar US$18 (Rp260.115).
" Kami berkomitmen untuk mendukung pengulas konten kami dengan cara yang mengutamakan kesejahteraan mereka dan kami akan terus berbagi langkah maju tentang topik penting ini,” tulis Facebook.
Sekadar informasi, para pekerja kontrak ini bekerja sebagai moderator konten. Mereka bertugas agar konten di Facebook tetap “ bersih”.
Menurut Glassdoor, perusahaan teknologi ini menggaji mahal untuk karyawannya. Misalnya karyawan magang di Facebook mendapatkan gaji per bulan rata-rata US$8 ribu (Rp115,97 juta), seperti yang diberitakan Business Insider.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya