Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pramugari Maskapai Penerbangan Rayani Air (todayonline.com)
Dream - " Tentu saja saya sedih....Ini perusahaan yang istri dan saya usahakan selama ini." Kalimat itu meluncur dari pemilik maskapai penerbangan syariah, Rayani Air, Ravi Alagendrran.
Kini Ravi memang hanya bisa mengelus dada. Melihat situasi terakhir maskapai penerbangan syariah pertama di Negeri Jiran, Malaysia.
Sembilan taun bersusah payah membangun dan memastikan Rayani Air tetap berjalan Baik, Ravi menegaskan takkan begitu saja membiarkan bisnis berhenti. Tekadnya masih kuat, Ravi ingin tetap berusaha membangun kembali maskapai ini.
Ravi menceritakan, awal mula keterpurukan Rayani Air bermula saat dua pesawatnya gagal memanfaatkan momentum musim libur sekolah yang lalu. " Penerbangan yang dijadwalkan terpaksa ditunda, dan sebagainya," keluhnya.
Seiring dengan masalah itu, cobaan lain melanda maskapai Rayani Air. Kepercayaan pelanggan mulai hilang.
Rentetan demi rentetan insiden pelan-pelan mulai terjadi. Memunculkan spekulasi yang menyebar luas di media sosial. Alhasil, kredibilitas Rayani Air mulai dipertanyaan.
" Kondisi makin meruncingketika pilot kamu mulai mogok, tida mau menerbangan pesawat dan menyebabkan investor menarik diri," ungkapnya.
Di tengah gelombang masalah, Ravi mengatakan manajemen kini sudah mengetahui sumber masalah. Kini adalah momentum untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi.
Meski harus membekukan sementara operasional pesawat, Ravi kini giat mengambil sejumlah langkah pemulihan. Termasuk kabar adanya investor baru yang siap membawa kembau Rayani Air, maskapai penerbangan syariah pertama Malaysia, kembali mengangkasa.
Ravi menyebutkan, dalam satu pekan kedepan, manajemen akan mengelurkan keputusan terkait masa depan Rayani Air.
(Sumber: Sinarharian)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya