Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Wanita Lulus Wawancara Kerja.
Dream – Saat sedang melakukan wawancara kerja, pewawancara sering bertanya tentang gaji yang diterima kandidat saat bekerja di perusahaan terdahulu. Pertanyaan ini bisa membuat pelamar seketika menjadi tegang dan tidak yakin untuk menjawabnya.
Pertanyaan ini sebetulnya biasa dan sering ditanyakan bagian HRD yang bertugas menerima pegawai baru. Tapi tetap saja bisa membuat pelamar menjadi tidak nyaman.
Di beberapa negara, sebenarnya cara ini tidak legal untuk bertanya tentang kompensasi dari pemohon. Tapi, masalah tersebut masih diperdebatkan. Terlepas dari itu, kamu harus mempersiapkan diri untuk menjawabnya.
“ Orang-orang akan mengatakan bahwa kamu harus memainkan percakapan ini,” kata Cofounder Jack Welch Management Institute, Suzy Welch, dikutip dari CNBC, Kamis 19 Juli 2018.
Welch menyarankan kandidat menghindari pertanyaan ini dengan berbicara tentang rentang gaji. “ Itu bukan cara yang baik untuk memulai suatu hubungan,” kata dia.
Supaya lolos dari pertanyaan “ jebakan” ini, Welch mengatakan ada dua langkah yang bisa dilakukan. Pertama, kamu harus mengetahui nilai pasar. Mendiskusikan gaji ini menjadi hal yang menyebalkan. Agar bisa mudah, jangan lupa untuk meriset di situs perbandingan gaji.
“ Jadilah pintar dan lakukan riset. Carilah gaji pekerjaan yang sesuai serta pahami ‘nilai’ keterampilan di pasar terbuka,” kata dia.
Situs-situs seperti Payscale, Glassdoor, dan LinkedIn Salary bisa memberi tahu rentang gaji yang diinginkan dan bisa jadi bekal kamu apakah dibayar di bawah standar, bahkan ketika kamu sudah bekerja lama di perusahaan itu. Cara ini juga bisa membantumu siap wawancara karena sudah memegang data tentang gaji.
Yang kedua, ungkapkan gaji dan jujur. Welch mengatakan setelah membandingkan di situs gaji, jujurlah tentang jumlah kompensasi yang diterima.
“ Kamu bisa melakukannya seperti ini, ‘Gaji saya X, bonus saya Y, dan totalnya sekitar Z’,” kata dia.
Setelah mengungkapkannya, kamu bisa memberikan alasan mengapa bersedia mengambil sedikit lebih banyak gaji, misalnya berapa persen kenaikan dari gaji yang didapat. “ Setelah menyelesaikannya, tidak ada lagi yang bisa dilakukan, kecuali menunggu dan melihat bagaimana manajer perekrutan merespons,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya