Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Sejumlah penumpang maskapai penerbangan Lion Air mengamuk di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, semalam. Penyebabnya, penerbangan menuju sejumlah kota mengalami keterlambatan selama berjam-jam.
Salah seorang penumpang Lion Air tujuan Yogyakarta, Khairunnisa Rahmadansyah, mengatakan dia terpaksa menginap di bandara bersama suaminya. Dia mengalami keterlambatan penerbangan lebih dari 12 jam sejak Minggu, 1 Oktober 2017.
" Saya seharusnya terbang dari jam 17.00 WIB, namun sampai jam 22.00 WIB, tidak ada pemberitahuan sama sekali," kata Nisa kepada Dream, Senin, 2 Oktober 2017.
Nisa mengatakan dia pun bertanya kepada petugas Lion Air di ruang tunggu mengenai penyebab keterlambatan jadwal terbangnya. Tetapi, petugas mengatakan tidak mengetahui penyebabnya.
Dia baru mendapat informasi sekitar pukul 22.00 WIB. Kepada Nisa, petugas mengatakan Lion Air kekurangan pesawat.
" Kalau kekurangan pesawat, seharusnya diberitahukan kepada kami. Ini tidak, kami dibiarkan menunggu tanpa kejelasan," kata dia.
Selanjutnya, Nisa mengatakan penundaan tanpa kepastian itu juga terjadi untuk penerbangan ke kota-kota lain seperti Surabaya, Denpasar, Medan, Manado. Karena ketidakjelasan tersebut, sejumlah penumpang marah dan menggeruduk petugas di loket Lion Air.
" Penumpang menumpuk. Semua marah, tidak ada kompensasi apapun. Tidak ada snack, air putih, apalagi makan," kata dia.
Nisa sendiri baru diterbangkan ke Yogyakarta sekitar pukul 09.30 WIB. Tetapi, masih banyak penumpang lain yang belum mendapatkan kepastian kapan akan diterbangkan.
" Saya sudah di Bandara Adi Sutjipto, masih banyak yang belum terbang," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya