6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Dipicu sentimen positif global dan regional, bursa saham syariah kembali melanjutkan laju positifnya. Investor asing pagi ini juga masih mempertahankan aksi belinya.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selas,a 6 Oktober 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menanjak 1,404 poin (1,01%) ke level 139,885.
ISSI kembali naik 1,589 pooin (1,15%) ke level 140,070 di sesi pembukaan.
Investor memulai sesi perdagangan saham dengan dana sekitar Rp 22,52 miliar dengan 107,99 juta saham berpindahtangan.
Aksi beli saham syariah oleh pelaku pasar sukses mengangkat 109 emiten ISSI ke zona hijau. Namun, 15 lainnya mulai tertekan aksi jual dan 25 emiten bertahan stagnan.
Laju positif bursa regional juga mendorong investor memburu saham-saham bluechips syariah. Tanpa satupun emiten yang melemah, Jakarta Islamic Index (JII) naik 8,399 poin (1,46%) ke level 584,737 di sesi prapembukaan.
Langkah JII semakin mantap di sesi pembukaan ketika kembali menguat 9,418 poin (1,63%) ke level 585,756.
Secara keseluruhan, bursa saham Indonesia pagi ini memang masih melanjutkan tren naikknya. Dengan seluruh indeks sektor menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 37,574 poin (0,86%) ke level 4.381,275 di sesi prapembukaan.
Lantai bursa pagi ini sudah menarik dana investor Rp 40,35 miliar dengan 146 juta saham berpindahtangan. Posisi asing pagi ini masih mencetak nett buy Rp 8,7 miliar.
Emiten industri menjadi motor penggerak laju bursa saham nasional. Dipimpin emiten industri aneka, industi dasar, dan infrastruktur.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
