7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Bola.com/ M Iqbal Ichsan)
Dream - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, memastikan bakal memberi sanksi kepada Direktur Utama PT Berdikari Harry Warganegara yang kedapatan membawa pistol. Senjata api bos perusahaan pelat merah itu meletus di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan.
" Ya pasti dong (diberikan sanksi) kalau ada black and white-nya (aturan). Kan tadi saya bilang menterinya aja enggak bawa pistol, masak mau ketemu rakyat bawa pistol? Orang mau ketemu rakyat harus melayani, masak bawa pistol," ujar Erick, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 20 April 2023.
Dia juga akan mengecek kebenaran adanya pistol milik Dirut BUMN yang menyalak di Bandara Makassar tersebut.
" Nanti saya cek (kebenaran Dirut Berdikari bawa pistol). Ya mestinya enggak boleh lah. Ya kalau saya sebagai menteri, enggak pernah bawa pistol ya," ungkapnya.
Pria yang juga menjadi Ketum PSSSI ini memastikan tidak ada aturan bos BUMN boleh membawa pistol. Sebagai menteri, dia pun tidak membawa senjata api.
" Emang kita datang ke rakyat mesti nakut-nakutin? Ya enggak lah. Rakyat musti dilayani bukan pakai pistol. Ya saya gatau, yang pasti menteri ga bawa pistol," tuturnya.
Erick sempat menanggapi dengan sedikit candaan soal jenis pistol yang bisa dibawa oleh Dirut BUMN.
" Kalau pistol air boleh kali. Buat lucu-lucuan biar seger. Tapi enggak boleh masuk mulut. Batal (puasa) nanti," selorohnya.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, menyebutkan bahwa pistol yang menyalak di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar adalah milik Direktur Utama PT Berdikari, Harry Warganegara.
" Iya betul milik dia," kata Komang.
Saat itu Harry hendak check in di Counter 16 Citilink dan menyerahkan barang bawaannya kepada protokoler bandara untuk diperiksa.
" Jadi yang bersangkutan ini menyerahkan barang bawaannya kepada protokoler bandara," jelas Komang.
Namun, saat protokoler memeriksa senjata dan mengosongkan magazen, tak sengaja pistol milik Harry terjatuh, kemudian meledak.
" Waktu dikosongkan pistolnya jatuh dan meledak," ucapnya.
Protokoler dan Harry Warganegara sebagai pemilik senjata pun diamankan untuk dimintai keterangan.
Dari hasil pemeriksaan, pihak kepolisian memastikan bahwa surat-surat kepemilikan senjata api Harry Warganegara lengkap. Sehingga, Harry tetap diizinkan melanjutkan perjalanannya. Beruntung dalam insiden tersebut tidak memakan korban jiwa.
" Tidak ditahan karena lengkap surat kepemilikannya," sebutnya.
Tetapi ledakan pistol tersebut sempat mengenai meja Counter 16 Citilink dan membuat heboh calon penumpang dan petugas yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?