Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Dream - Para ilmuwan telah melakukan berbagai penelitian untuk mengobati penyakit. Beberapa tahun belakangan ini mereka juga berupaya menemukan cara mengatasi kecanduan.
Hasil sebuah penelitian terkini menyebutkan ada obat baru yang bisa menyembuhkan bagian otak yang mengatur stres pada orang-orang yang mengalami gangguan kecanduan alkohol atau alcohol use disorder (AUD).
Penelitian yang dilakukan oleh Raye Litten, dari US National Institute on on Alcohol Abuse and Alcoholism, menguji coba senyawa baru yang disebut ABT-436.
© Dream
Senyawa tersebut dirancang untuk memblokir efek dari vasopressin, sebuah neuropeptida (protein yang digunakan sel-sel saraf otak untuk berkomunikasi satu sama lain) yang diproduksi di hipotalamus otak.
" Vasopresin membantu mengatur hipofisis dan sirkuit otak lain yang terlibat dalam emosi. Karena itu, ia berperan dalam mengatur stres, kecemasan dan interaksinya dengan AUD," kata Litten.
Litten dan timnya merekrut 144 pria dan wanita dewasa pecandu alkohol untuk dijadikan relawan selama 12 minggu. Selama 28 hari itu, relawan perempuan mengkonsumsi setidaknya 28 gelas per minggu, sementara yang laki-laki meminum setidaknya 35 gelas per minggu.
© Dream
Relawan kemudian secara acak diberi tablet plasebo atau yang mengandung senyawa ABT-436.
Para peneliti menemukan, relawan yang menerima ABT-436 bisa menjauh dari alkohol lebih lama dibandingkan yang diberi tablet plasebo. Selain itu relawan yang diberi ABT-436 lebih baik dalam merespons stres tingkat tinggi.
Perokok juga diuntungkan dari senyawa ABT-436 ini. Para ahli menduga ABT-436 'menyerang' area serupa dalam otak yang berkaitan dengan emosi dan stres-- biasanya dipengaruhi kecanduan rokok dan alkohol.
(Sumber: indiatimes.com)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

