Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi UKM.
Dream – Kementerian Koperasi dan UKM mengimbau kalangan perbankan untuk menjalin kerjasama dengan lembaga penjaminan kredit daerah. Kerjasama ini diyakini bisa meningkatkan jumlah kredit yang disalurkan perbankan.
Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Braman Setyo, mengatakan salah satu lembaga penjaminan kredit yang beroperasi di daerah adalah PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida). Perusahaan daerah daerah ini dibentuk untuk menjamin kredit bagi pelaku UMKM yang kesulitan mengakses pendanaan dari bank.
" Penjaminan yang dilakukan oleh PT Jamkrida terhadap UMK nasabah sangat jelas dan tepat sasarannya," kata Braman di Jakarta, dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 5 Oktober 2016.
Menurut Braman, kerja sama yang dijalin PT Jamkrida dengan lembaga keuangan, dan stakeholder sebagai pendamping teknis dari UKM diyakini menghasilkan bisa menekan rasio kredit bermasalah (net performing loan/NPL) yang terkendali pada batas minimum
Lebih khusus, keberadaan Jamkrida juga diharapkan bisa membantu pelaku UMKM yang terganjal agunan kredit.
" Itu kan salah satu lembaga yang akan menjamin pelaku-pelaku usaha yang feasible tapi belum bankable, jadi pada umumnya UKM itu tidak memiliki agunan untuk kredit," kata dia.
Braman berharap lembaga keuangan seperti perbankan bisa memanfaatkan potensi yang dimiliki Jamkrida untuk meningkatkan akses pembiayaan UMKM. “ Dengan demikian, harapan capaian kredit berjaminan pada tahun 2019 sejumlah 25 persen bisa dicapai,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya