Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Kemenag Dan Baznas Meluncurkan Sistem Entri Data Zakat Nasional Berbasis Online (dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyelaraskan basis data zakat nasional melalui Sistem Manajemen Informasi Baznas (SiMBA).
Langkah strategis ini diharapkan bisa membantu kepentingan pelaporan hasil penghimpunan dan penyaluran zakat secara nasional.
" Melalui SiMBA, maka terintegrasilah sistem pencatatan zakat secara nasional. Baznas di kabupaten, kota, provinsi dan nasional dan dengan Kemenag menggunakan sistem yang sama," kata Ketua Baznas Bambang Sudibyo di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu, 5 Oktober 2016.
Bambang mengungkapkan potensi zakat nasional diperkirakan senilai Rp217 triliun. Tetapi, potensi itu belum tersentuh seluruhnya.
Dengan sistem informasi pelaporan yang lebih baik diharapkan laporan zakat dari Baznas semakin baik. Bambang juga berharap sistem pelaporan tersebut memberi dampak berupa meningkatnya kepercayaan publik terhadap badan amil zakat.
Bambang mengatakan sejauh ini lembaga amil zakat (LAZ) di luar Baznas, sudah memiliki sistem manajemen yang baik. Bahkan, sistem yang dijalankan jauh lebih baik jika dibandingkan dengan milik Baznas.
Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyambut baik kemunculan SiMBA. Lukman menilai sistem ini dapat mendorong kepercayaan publik terhadap badan amil zakat.
" Ini adalah tonggak bersejarah di era digital. Sehingga zakat yang terhimpun lebih transparan, akuntabel dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan Baznas bisa dirasakan manfaatnya bagi yang membutuhkan," kata Lukman.
Dia berharap manajemen informasi tersebut dapat mendorong pengelolaan zakat ke arah yang lebih baik. " Baznas menjadi medium yang menjembatani hal-hal dimaksud. Ini tentu strategis," kata dia.(Sah)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
