Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hendi (YouTube)
Dream - Pantang menyerah. Itulah pelajaran yang bisa kita ambil dari Gendi, pemilik Duren Nyosss Semarang. Dia mengaku sempat gulung tikar dalam berbisnis sebelum sukses menjadi juragan durian.
Hendi membangun bisnis duriannya dengan modal minus. Dia harus berutang Rp40 juta untuk memulai bisnis baru setelah bangkrut pada usaha sebelumnya.
" Minus karena waktu itu saya sempat jatuh di project pekerjaan yang lama. Sempat utang Rp40 juta, minus saya malah," kata Hendi dalam video yang diunggah kanal Youtube Kawan Dapur.
Usaha yang dibangun dengan modal utang ini akhirnya seharum durian yang dijual Hendi. Omzet penjualannya kini menyentuh puluhan juta dalam sehari.
" Kalau lagi barangnya banyak ya bisa habiskan 5-6 ton sehari. Kalau hari biasa gini ya Rp20 juta sampai Rp25 juta. Kalau weekend ya Rp40 juta sampai Rp50 juta," tutur Hendi.
Kini Hendi punya tiga cabang. Selain di Semarang, lapak duriannya juga ada di Sanur, Bali, dan Mojokerto, Jawa Timur.
" Di toko ini (Semarang) sebelas karyawan, kalau yang di Mojokerto ada enam, kalau di Bali ada empat," imbuh Hendi.
Meski sudah sukses menjadi pengusaha durian, Hendi tak lupa berbagi. Dia ingin membangun sebuah panti asuhan untuk anak-anak yatim piatu.
" Pengen ini sih sebenarnya pengen punya apa rumah kecil-kecilan untuk menolong adik-adik kita misalnya yang panti gitu ya. Iya cuma ya sesuai dengan kemampuan saja," kata Hendi. (merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya