Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Bisnis katering haji tahun ini tengah lesu. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal yang membuat jumlah jemaah haji berkurang tahun ini.
Salah satunya adalah faktor keamanan di Arab.
Dilansir dari Yahoo News, Rabu 14 September 2016, tahun ini, otoritas Saudi mencatat jumlah jemaah haji tahun ini tercatat sebanyak 1,86 juta. Angka ini lebih sedikit dari beberapa tahun lalu yang bisa mencapai 3 juta orang.
“ Jumlah pengunjung dari luar negeri turun 20 persen, sedangkan dari dalam negeri turun 50 persen,” kata Kepala Komite Nasional Haji dan Umrah Kerajaaan Arab Saudi, Marwan Abbas Shaaban, di Mekah.
Shaaban mengatakan bisnis yang berhubungan dengan musim haji pun merosot 50 persen.
Ada beberapa faktor yang membuat dunia usaha mengalami “ kepahitan” pada musim haji tahun ini. “ Negara-negara Arab sedang bermasalah,” kata seorang pedagang perhiasan di Arab Saudi, Ali al-Hirabi.
Al-Hirabi mengatakan salah satunya adalah merosotnya harga minyak yang membuat pemerintah mengetatkan ikat pinggang dengan memangkas anggaran belanja. Perang tetangga pun berdampak pada musim haji tahun ini.
Shaaban melanjutkan boikot haji yang dilakukan Iran pun berdampak signifikan terhadap jumlah jemaah haji. Dikatakan bahwa 7 persen jemaaah haji berasal dari Iran. Faktor lainnya yang juga menjadi biang kerok turunnya jumlah jemaah adalah ekspansi Kakbah.
“ Dalam tiga tahun ini, jumlah jemaah berkurang karena perluasan Kakbah,” kata dia.
Perang di Suriah, Yaman, Irak, dan Libya pun juga berpengaruh terhadap jumlah wisatawan religi ini. Dikatakan bahwa penduduk Yaman dan Suriah sulit pergi haji karena sulit mendapatkan visa.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya