Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

450 Gerai Dunkin di Pom Bensin AS Tutup di Akhir 2020, Kenapa?

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 9 Juli 2020 15:35
450 Gerai Dunkin di Pom Bensin AS Tutup di Akhir 2020, Kenapa?
Kepala Keuangan Dunkin, Kate Jaspon mengatakan bahwa langkah ini akan membantu mendukung upaya Dunkin untuk fokus pada kafe mandiri yang lebih besar.

Dream - Dunkin, perusahaan rantai jejaring makanan yang terkenal dengan menu kopi dan donat akan menutup sebanyak 450 gerai pada akhir tahun 2020. Ratusan outlet dari restoran yang semula bernama Dunkin' Donuts dan itu ditutup secara permanen itu berlokasi di pom bensin Speedway di Amerika Serikat (AS).

Pengumuman penutupan mengikuti penghentian kemitraan rantai kopi dengan Hess, yang diakuisisi oleh Speedway pada tahun 2014. Chief Financial Officer (CFO) Dunkin, Kate Jaspon mengatakan langkah ini akan membantu mendukung upaya Dunkin untuk fokus pada kafe mandiri yang memiliki kapasitas lebih besar.

" Titik-titik distribusi ini adalah unit volume yang lebih rendah, secara total mewakili kurang dari 0,5 persen dari penjualan tahunan di AS pada tahun 2019," jelas Jaspon dilansir Today, Kamis 9 Juli 2020.

1 dari 5 halaman

Dunkins

Jaspon menyakini, dengan membuka kafe mandiri dan menu yang lengkap akan lebih mengoptimalkan layanan Dunkin. Namun begitu, Dunkin berkomitmen untuk tetap hadir di lokasi-lokasi strategis seperti pom bensin, bandara, stasiun, universitas dan lainnya.

" Ada 450 kafe kami di Speedway yang akan ditutup permanen," jelas Jaspon.

2 dari 5 halaman

Namun, hingga akhir tahun ini Dunkin masih tetap buka di semua lokasi Speedway. Keputusan penutupan datang di tengah perombakan besar yang dimulai pada Januari 2019 ketika Dunkin menghilangkan Donuts dari nama mereknya.

Sejak itu, perusahaan telah menjalani beberapa inisiatif penting, meliputi memasang mesin espresso baru, tidak memakai styrofoam dan menjual sebagian besar minuman kopi di cangkir yang lebih ramah lingkungan, serta menambah protein nabati ke dalam sandwich sarapannya.

(Sah, Sumber: Today.com)

3 dari 5 halaman

Cerita Mualaf Penjual Donat Getarkan Hati Warganet

Dream - Seorang mualaf asal Malaysia Muhammad Waliuddin rela jual rugi kue donat demi menyenangkan orang kurang mampu.

Pemuda yang memeluk Islam pada 2011 lalu itu mengatakan ide menjual donat dengan harga sangat murah tercetus setelah melihat banyak warga kurang mampu kesulitan membeli kue favorit karena harga yang terlalu mahal.

" Dari hasil pengamatan saya, banyak dari mereka sulit membuat pilihan ketika harus memperhitungkan harga setiap jenis kue yang ingin dibeli. Justru, saya ingin mereka menikmati kue tanpa terlalu memikirkan harga," kata pemuda berkulit putih ini.

4 dari 5 halaman

Muhammad Waliuddin yang ditemui di rumahnya di Flat Taman Maluri, Cheras, Kuala Lumpur hanya memperoleh untung 40 ringgit atau sekitar Rp 13 ribu untuk 1.000 biji donat yang terjual.

Padahal dia sebenarnya bisa menjual dengan harga lebih dari 10 sen untuk sebuah donat tersebut.

Anak muda yang memiliki gelar diploma dalam bidang penerbangan itu seharusnya sudah kuliah ke tingkat yang lebih tinggi pada September 2013 lalu.

Namun, dia gagal mendapat pinjaman pendidikan yang menyebabkan impiannya melanjutkan studi hanya tinggal angan-angan.

Namun ketenaran Waliuddin bukan hanya sebagai penjual donat dengan harga murah. Dia juga menjadi incaran para gadis yang tertarik dengan kesederhanaan dan kesalehannya.

5 dari 5 halaman

Bahkan ada orang tua yang ingin menjadikannya sebagai menantu.

" Saya terkejut karena menerima banyak permintaan untuk berteman di situs sosial sehingga kisah saya jadi 'viral' di Facebook.

" Ada yang menyatakan keinginan untuk menjadikan saya pasangan atau menantunya. Namun, saya belum berpikir ke arah itu karena harus fokus ke bisnis ini," katanya sambil menunjuk ke dagangan donatnya.

(Sumber: mynewshub.cc)

Beri Komentar