Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tak Masalah Gaji Kecil, Anda Yang Bergaji Rp2 Juta Juga Bisa Menabung, Kok.
Dream – Gaji yang kecil tak jarang membuat orang tak bisa menabung. Bahkan, pemasukannya habis tak tersisa di setiap bulannya. Ini tak bisa dibiarkan begitu saja.
Menabung ini penting untuk bisa menstabilkan kondisi finansial. Terutama ketika ada pengeluaran dadakan.
Untuk yang bergaji kecil, yaitu di bawah Rp2 juta per bulan, tetap bisa menyisihkan pendapatan untuk ditabung. Asalkan tahu trik-triknya. Mau tahu caranya?
Pertama, bikin dua rekening tabungan atau lebih. Orang yang sulit mengelola keuangan dengan nominal gaji yang kecil, seharusnya membuat dua rekening tabungan atau lebih dari bank yang berbeda.
Pilih rekening yang tidak memiliki potongan untuk tempat menyimpan gaji dan jangan buat ATM. Ini akan menahan dari godaan untuk mengambil uang setiap saat.
Kedua, buatlah anggaran bulanan yang ketat. Pengeluaran yang membengkak biasanya disebabkan oleh pengeluaran bulanan yang tidak terkontrol.
Lakukan ini sebelum tanggal gajian sehingga punya waktu yang cukup untuk menghitung, mempertimbangkan, dan menyusun anggaran yang terbaik untuk keuangan. Taruh kebutuhan prioritas di tempat teratas dan menghindari pembelanjaan yang tidak penting.
Ketiga, menetapkan target pribadi. Tetapkan nominal uang yang akan disimpan dan digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari setiap bulannya. Besarnya nominal tersebut dapat ditentukan sendiri berdasarkan pemasukan yang diterima setiap bulannya. Jangan sampai menggunakan lebih dari 50 persen untuk kebutuhan setiap bulan.
Keempat, menempatkan dana darurat di awal. Jangan lupa untuk menyisihkan dana darurat. Dana ini akan membantu Anda untuk mencukupi kebutuhan dadakan sehingga tidak mengganggu tabungan.
Kelima, mencoba menabung setiap hari. Selain tabungan bulanan, kamu bisa mencoba untuk menghemat pengeluaran sehari-hari. Meskipun harian, kalau nominalnya cukup besar, tabungan harian ini akan membuat jumlah tabungan kita meningkat. Usahakan menghemat pengeluaran sehari-hari, misalnya beralih menggunakan kendaraan umum yang murah dan membawa bekal makan ke kantor.
Keenam, investasi kecil-kecilan. Kamu bisa berinvestasi kecil-kecilan untuk tabungan masa depan. Instrumen investasi yang stabil adalah emas. Sahabat Dream yang berpenghasilan kecil, bisa mengangsur emas.
Ketujuh, tidak menggunakan kartu kredit. Pikirkan kembali jika ingin menggunakan kartu kredit. Jika lebih banyak kerugian daripada keuntungan, lebih baik buang jauh-jauh keinginan untuk menggunakan kartu kredit. Ini lebih baik daripada Anda harus bertumpuk utang pada kemudian hari.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya