Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Konferensi Pers BCA (Foto: Dream.co.id/Okti Nur Alifia)
Dream – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) meluncurkan series video yang bekerja sama dengan Imajinasi milik Ernest Prakasa untuk mengedukasi masyarakat akan bahaya modus penipuan perbankan.
BCA berkonsisten mengedukasi para nasabah untuk aware akan bentuk penipuan perbankan yang semakin beragam. Apalagi dengan perkembangan teknologi dewasa ini yang dapat juga menciptakan modus penipuan yang semakin canggih pula.
Melalui series video berjudul “ Nurut Apa Kata Mama”, BCA mengklaim, hal itu merupakan langkah strategis untuk menyampaikan pesan ringan yang edukatif dan dikemas dalam suatu komedi.
" Melalui video ini, kami harapkan nasabah bisa lebih aware akan resiko penipuan dan cara menghindar dari berbagai modus penipuan yang semakin beragam,” ungkap Direktur BCA Santoso dalam peluncuran series " Nurut Apa Kata Mama" di Jakarta, Senin, 24 Juli 2023.
Santoso mengatakan, bahwa perbankan juga mempelajari bagaimana perseroaannya tidak sampai terkana serangan cybercrime.
Namun di Tanah Air, dia juga melihat cara-cara baru modus penipuan yang justru mencari kelemahan dari sisi konsumen. Santoso menyampaikan, kasus yang terjadi di Indonesia, 99,9 persen itu adalah karena social engineering yang memanfaatkan rasa percaya seseorang.
Biasanya adalah dengan membuat hati jadi terlalu senang atau terlalu sedih dengan ancaman-ancaman.
" Kami justru melihat dengan adanya cara-cara baru dengan mencari kelemahan justru dari sisi konsumen. Dari konsumen kelemahannya adalah dengan keterbatasan edukasi, muncullah penipuan-penipuan. Kasus yang terjadi di Indonesia itu adalah 99,9 persen itu adalah karena social engineering," ungkapnya.
Menggandeng Ernest Prakasa sebagai produser dan disutradarai oleh Muhadkly Acho, series video “ Nurut Apa Kata Mama” mengusung genre komedi yang terdiri dari 8 episode. Dan akan diunggah secara berkala setiap hari Selasa, mulai dari 25 Juli 2023 di Kanal YouTube Solusi BCA.
Sejumlah aktris, aktor, dan komika ternama Indonesia juga terlibat sebagai pemain, diantaranya Asri Welas, Shenina Cinnamon, Arief Didu, Rohana Srimulat, Aci Resti, juga Yono Bakrie.
Dream - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja, buka suara soal informasi yang beredar di media sosial terkait tampilan pop up peringatan virus di aplikasi BCA Mobile.
Dia menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Menurutnya itu adalah suatu kreasi di media sosial untuk menakut-nakuti nasabah.
" Saya pikir ini adalah suatu kreasi, kreasi di sosmed yang mengada-ada, menakut-nakuti nasabah-nasabah membuat mereka gamang," kata Jahja dalam konferensi pers virtual Paparan Kinerja BCA Semester I 2023, Senin 24 Juli 2023.
Jahja mengaku belum menemukan ada nasabah yang melapor terkait kasus pop up tersebut, sehingga bisa dipastikan hoaks.
" Tapi kita akan memberikan klarifikasi ini semua adalah hoaks, diabaikan saja dan kalau Anda mengunduh aplikasi itu betul-betul harus yakin," tegas Jahja.
Sementara itu, EVP Corporate Communication and Social Responsilibity BCA, Hera F. Haryn, mengimbau agar nasabah tidak menekan atau mengklik apapun pada aplikasi BCA Mobile jika memang ada nasabah yang mendapatkan pop up virus.
" Informasi hoaks yang mungkin belakangan diterima, ada pop up di mobile banking yang mendeteksi virus dan menggiring untuk mengeklik beberapa icon, (imbauan) yang dapat kami lakukan adalah tidak mengeklik apapun di situ," katanya.
Hera menegaskan, BCA tidak pernah meminta data rahasia nasabah. Sekali lagi dia mengimbau agar masyarakat tidak membagikan data rahasia, seperti OTP, password kepada siapapun. Ketika ada hal mencurigakan, nasabah dapat segera menghubungi melalui telepon halo BCA di 1500888.
Dia juga mengingatkan untuk memastikan mendapatkan informasi hanya dari channel resmi BCA antara lain:
- Aplikasi Halo BCA
- Nomor Resmi Halo BCA 1500888 (tanpa 021, +0621, atau tambahan lainnya)
- WhatsApp: Bank BCA 08111500998 (ada centang hijau)
- Instagram: @goodlifebca (sudah centang biru)
- Website: www.bca.co.id
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam