Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Tahukah kamu siapa wanita terkaya di Asia Tenggara? Perempuan paling tajir sejagad ASEAN ternyata berasal dari Indonesia bernama Dewi Kam.
Dewi Kam juga masuk daftar 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes 2023. Harta dari wanita yang lahir pada tahun 1951 yang kini berusia 72 tahun itu jauh di atas wanita terkaya di Asia Tenggara lainnya.
Melansir dari Forbes Real Time Billionaires, Senin (24 Juli 2023), total harta kekayaan Dewi Kam saat ini mencapai US$4,3 miliar atau Rp64,5 triliun (kurs Rp15.000 per dolar AS).
Sedangkan wanita tajir di ASEAN seperti Somurai Jaruphnit asal Thailand mempunyai kekayaan di bawah Dewi Kam sebesar US$3,9 miliar. Disusul oleh Teresita Sy-Coson asal Filipina dengan kekayaan senilai US$2,4 miliar.
Harta kekayaanya Dewi di tahun 2023 naik dibandingkan tahun 2022 yang mencapai US$2 miliar. Di tingkat global, dia masuk sebagai miliarder dunia di peringkat 672.
Lalu, siapa Dewi Kam? Dia adalah pengusaha dan pemilik dari saham minoritas di perusahaan tambang batu bara PT Bayan Resources Tbk. Dia memiliki 10 persen saham minoritas di emiten berkode BYAN itu.
Saham tersebut juga merupakan sumber kekayaan Dewi yang nilainya sempat naik hingga tiga kali lipat pada 2022 di tengah krisis energi global. Diketahui dimiliki oleh Low Tuck Kwong, sosok orang terkaya di Indonesia.
Bisnis lain dari Dewi Kam adalah dia memiliki perusahaan PT Sumber Energi Sakti Prima (SSP). Lebih besar dari Bayan Resources, kepemilikan saham Dewi di perusahaan ini mencapai 91 persen.
PT Sumber Energi Sakti Prima adalah perusahaan yang kepemilikan akhirnya dikuasai oleh Dewi Kam dan Richard Jasin.
Dewi tercatat merupakan pemegang saham Birken Universal Corporation dan Direktur Savill Universal Ltd yang berlokasi di Britisih Virgin Islands, dan pemegang saham Overseas Finance Ltd yang bertempat di Samoa.
Dewi juga merupakan nominee director Execorp Limited, dan nominee Shareholder Portcullis Nominees (BV) Limited, dan Sharecorp Limited. Saat tahun 2006 ketika Indonesia dan China melakukan kesepakatan kontrak proyek energi sebesar US$3,56 triliun.
Advertisement
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series