Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dirut KAI, Edi Sukmoro. (foto: Merdeka.com)
Dream – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero)/KAI, Edi Sukmoro, menjadi sasaran perundungan warganet. Pemicunya diakibatkan cara peninjauan yang dilakukan Edi di Dipo Bukit Duri, Jakarta, pada Kamis 2 Januari 2020.
Dikutip dari berbagai sumber, Jumat 3 Januari 2020, saat itu, Edi yang didampingi Dirut PT KAI Commuter Indonesia (KCI), Wiwik Widayanti dan jajarannya, berkunjung ke Dipo KRL Bukit Duri yang kebanjiran. Edi mencari solusi agar dipo ini bisa berfungsi kembali.
Ada yang menarik saat kunjungan. Edi yang berbaju dinas dan bersepatu boots kuning ini menggunakan perahu getek yang berkursi saat mengikuti genangan air. Padahal, genangan air hanya sebatas betis.
“ Beneran ini dirut KAI? Kalau beneran, tolong Pak @erickthohir jajarannya dibenahi. Malu-maluin banget, Paaak. Nggak usah inspeksi kalau nyusahin begini. Saya yang nggak kena musibah aja kesel lihatnya, apalagi yang kena musibah,” cuit @Umifarid71.

“ Nggak nahan buat share, monmaap,” cuit @alvin6177.

Edi angkat bicara tentang viralnya cara meninjau dipo KRL. Dia mengaku tak berpikiran macam-macam dan ingin membuat angkutan kereta api kembali normal dan bisa diandalkan.
" Saya tidak punya pikiran macam-macam yang penting kita menormalkan kembali supaya bisa diandalkan," kata Edi dikutip dari Merdeka.com yang melansir Antaranews.
Dia hanya ingin memastikan kondisi fasilitas kereta api baik-baik saja. Dikatakan bahwa perhatiannya tak hanya berlaku pada satu titik.
" Intinya gini lah kami ini betl-betul ingin melihat kondisi fasilitas KA yang memang pada saat ini bukan cuma satu titik, tapi di beberapa titik itu tergenang air sehingga kita betul-betul prihatin 'concern', harus dilakukan tindakan cepat. Kalau enggak, mungkin kereta yang diparkir di situ malah bukan tidak bisa dioperasikan lagi, malah rusak," kata dia.
Tak hanya itu, Dirut KAI Edi Sukmoro juga menjelaskan saat itu dia harus memperhatikan sejumlah titik, tak hanya di Jakarta namun juga di luar Jabodetabek.
" Tidak hanya satu titik yang harus diperhatikan, termasuk stasiun yang mungkin terdampak seperti ini bukan hanya Daop 1 Jakarta, tapi fasilitas lain, dan saya tidak putus untuk berkeliling kemarinpun," kata Edi.
Pihak KAI telah mendirikan posko untuk melakukan evaluasi setiap hari. Posko ini bersiaga hingga malam hari. Hal ini telah dijelaskan oleh Edi.
Saat ini belum diketahui berapa kerugian yang ditimbulkan akibat lintasan dan rel kereta api yang terendam banjir. Dirut KAI Edi Sukmoro menjelaskan untuk melakukan evakuasi kepada orang-orang terdampak dulu, baru menghitung kerugian.
" Kalau hitungan pasti gampang, tetapi pasti sekarang tidak memikirkan hitungan dulu, bagaimana caranya melakukan evakuasi orang-orang terdampak. Kemudian memperbaiki jalu yang pada saat ini perlu diperiksa dulu kalau terjadi sesuatu, perbaikan dilakukan dulu," kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Arthur Gideon, Merdeka.com, Twitter)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya