Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Gempa.
Dream – Gempa bumi berskala 6,4 magnitudo yang mengguncang wilayah Situbundo, Jawa Timur, Kamis dini hari 11 Oktober 2018 turut dirasakan warga Bali. Tak hanya itu, gempa juga sempat membuat panik para delegasi yang menghadiri pertemuan Annueal Meeting World Bank Group yang berlangsung di Pulau Dewata itu.
Dilansir dari Liputan6.com, gempa ini juga membangunkan para tamu hotel di Bali. Salah satunya di Ungasan, Kuta Selatan, Bali. Seorang tamu hotel, Putri, mengaku kaget dan terbangun ketika merasakan gempa. Dia keluar dari kamar karena goyangan gempa cukup kencang.
“ Saya sampai kebangun. Kencang banget dan lumayan lama,” kata Putri.
Hal serupa juga diutarakan oleh tamu hotel lainnya, Fatimah. Dia mengatakan getaran gempa membuat lampu gantung di kamar bergerak kencang. Untungnya, gempa ini tak merusak hotel yang ditempatinya.
“ Semoga tidak berlanjut,” kata dia.
Liputan6.com mengabarkan suasana di Bali telah berangsur normal. Gempa dini hari dipastikan tak mengganggu kegiatan pertemuan tahunan IMF dan World Bank. Jadwal petemuan yang berlangsung pada hari ini masih berjalan seperti biasa.
Sekadar informasi, acara tahunan IMF dan World Bank ini memasuki puncaknya pada hari ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga dijadwalkan akan hadir.
Sejumlah menteri dijadwalkan juga akan mendampingi seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Kemaririman, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dan menteri lainnya.
" Presiden akan melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis, Kamis pekan ini.
Presiden diagendakan bertemu Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam pertemuan tahunan (Annual Leaders Retreat). Beberapa agenda lain yang dihadiri kepala negara adalah membuka seminar dan menghadiri forum investasi.
Pada malam harinya, Jokowi akan menghadiri ASEAN Leaders Gathering (ALG) yang dilanjutkan dengan makan malam bersama para pemimpin negara-negara di Asia Tenggara tersebut. Di sela-sela agenda tersebut, Presiden Jokowi juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara dan pimpinan lembaga internasional yang hadir.
(Sumber: Liputan6.com/Septian Deny)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya