Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Dream - Jelang akhir tahun, beberapa pemain dalam bisnis perbankan melakukan evaluasi dan target. Salah satu pemain dalam bisnis ini ialah Bank Muamalat.
Sedikit mengevaluasi, Direktur Utama Bank Muamalat Endy Abdurrahman, mengatakan pertumbuhan Bank Muamalat pada tahun ini flat alias tidak bertumbuh.
" Program kami di tahun ini masih memperbaiki kualitas infrastruktur. Harapan kami, pertumbuhan ekonomi akan membaik dan, pada 2016, Bank Muamalat akan bisa lebih baik," katanya di Muamalat Tower, Minggu, 20 Desember 2015.
Eddy mengatakan pada tahun 2015 Bank Muamalat mencanangkan diri sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas infrastruktur. Menurut dia, pencanangan itu bagaian dari langkah untuk memperbaiki diri ke depan.
Pada 2015, Endy itu mengatakan cukup banyak belanja modal yang dikeluarkan untuk pengembangkan teknologi.
" Menurut kami, teknologi informasi menjadi hal yang tak terpisahkan dalam perbankan dan digitalisasi adalah kuncinya," ujar dia.
Adapun target di 2016, Bank Muamalat tidak akan memasang target pertumbuhan yang muluk-muluk. Sebab, hingga 2017, Bank Muamalat masih akan berfokus pada penguatan infrastruktur.
" Kami membagi rencana pertumbuhan dalam tiga fase hingga 2020," tuturnya.
Menurut Endy, fase pertama perbaikan dilakukan rentang 2015-2017. Pada fase tersebut pembenahan manajemen akan menjadi fokus utama.
" Infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi fokus utama. Itu juga dibarengi pertumbuhan sebesar 15 persen," kata dia.
Di fase yang kedua yaitu 2018-2020, Endy berharap Bank Muamalat akan tumbuh melampaui industri perbankan secara umum. Perencanaan ini dilandasi adanya dukungan infrastruktur yang telah ditingkatkan pada fase sebelumnya.
" Di sini kami berharap Bank Muamalat bisa tumbuh lebih cepat dengan infrastruktur yang memadai," tuturnya.
Adapun fase ketiga, 2020-2015, Endy berharap pertumbuhan bisnis dan gaya hidup syariah sudah mulai tumbuh. Dengan kondisi seperti itu, Bank Muamalat diharapkan menjadi pemimpin utama di bidang syariah.
" Semoga industri syariah sudah semakin dilirik kalangan anak muda yang ingin meniti karir," tandasnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?