Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dream - Sebentar lagi, pasar tenaga kerja akan dimasuki generasi Z yang kini usia tertuanya dalam generasi ini adalah 19 tahun. Tentu, sikap mereka berbeda dengan generasi sebelumnya yang nantinya menjadi rekan dan atasan mereka.
Seperti dikutip dari CNN, Senin, 19 Desember 2015, hasil riset Universum terhadap siswa dan lulusan SMA di 46 negara menyebutkan para remaja kelahiran 1996-2000 memandang diri mereka sebagai wirausaha.
Bahkan, 55% dari 50 ribu gen Z yang disurvei mengatakan ketertarikannya membangun perusahaan mereka sendiri. Mengapa? Mereka ingin jadi bos dan berpikir memulai bisnis adalah cara bagus untuk mencapai harapan itu.
Peneliti Universum Katharine Lynn menyebutkan adanya hasrat beriwirausaha yang besar di generasi ini, serta keinginan untuk merdeka.
" Ada juga peningkatan tajam dalam fokus keterampilan teknologi," katanya.
Mereka kurang mengharapkan keseimbangan kehidupan kerja dibandingkan generasi Y, serta mereka kurang menilai penting intelektual dalam karir.
Namun, tentu Gen Z yang sebagian besar masih berada di bangku pendidikan dengan minimnya pengalaman akan mengubah sikap mereka itu ketika masuk di `dunia nyata`.
Meski semangat mereka beriwrausaha, tetapi Gen Z kurang optimis tentang prospek keuangan mereka. Hanya 56% mengharapkan perbaikan gaya hidup dibanding orang tua mereka. Hal ini berbeda dengan generasi Y yang optimis tentang prpspek keuangan mereka di masa depan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam