Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan non subsidi kemungkinan akan turun. PT Pertamina (persero) bahkan memastikan akan kembali menurunkan harga BBM nonsubsidi sebesar Rp 200 per liter.
Direktur Pemasaran PT Pertamina, Ahmad Bambang seperti dikutip dari laman Merdeka.com, Selasa, 29 Maret 2016 mengatakan, semua produk BBM non-PSO (public service obligation) akan diturunkan.
" Ya besok kita turunkan, sekitar Rp 200-an," katanya.
Dengan penurunan itu, Pertamina kemungkinan akan mematok harga Pertalite di angka Rp 7.100 per liter sementara Pertamax di angka Rp 7.550 per liter.
Sebelumnya, Pertamina telah menurunkan harga BBM non subsidi pada 15 Maret. Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan harga Pertamax yang semula Rp 7.950 per liter turun menjadi Rp 7.750 per liter. Pertamax plus turun dari Rp 8.950 per liter menjadi Rp 8.750 per liter.
Sementara Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said dalam pertemuan pekan lalu memberikan sinyal akan adanya penurunan harga BBM bersubsidi jenis premium dan solar. Sesuai kebijakan pemerintah, harga BBM memang akan ditinjau setiap tiga bulan sekali.
" Karena itu pada 1 April 2016 nanti kita akan mengeluarkan Keputusan Menteri untuk menetapkan harga BBM periode 1 April hingga 30 Juni 2016,” ujar Sudirman mengutip keterangan tertulis ESDM pada 24 Maret 2016.
Dari hasil rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sudirman mengungkapkan untuk periode tiga bulan ke depan, harga BBM akan turun secara signifikan. “ Mungkin dalam satu atau dua hari akan kita simpulkan angkanya,” jelas Sudirman.
Pemerintah memastikan akan tetap menjaga stabilitas agar ketika Lebaran di Juli nanti tidak mengalami kenaikan yang signifikan. " Maka kita akan lihat satu formula harga di mana harga tidak persis sampai bawah, tetapi sudah mendekati harga keekonomian,” lanjut Sudirman.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya