Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kasus Elpiji 3 Kg Berisi Air Meresahkan Warga Depok.
Dream – Warga Depok, Jawa Barat, digegerkan peredaran tabung gas 3 kilogram berisi air. Warga resah karena elpiji melon berisi air itu ditemukan saat bahan bakar rumah tangga itu tengah langka di pasaran.
Tabung elpiji berisi air itu ditemukan di Kampung Areman, Cimanggis. Warga bernama Siti yang menjadi korban penipuan ini mengaku tak curiga saat membeli elpiji tersebut.
Siti baru sadar saat memasang selang ke tabung tersebut. Memang, api sempat menyala, tapi hanya sebentar. Ketika dicek, ternyata berisi air. Tabung itu kemudian dikembalikan kepada penjualnya.
“ Kalau mahal, tapi isinya benar, sih, nggak apa-apa. Ini sudah langka, eh, isinya dibohongin,” kata Siti, sebagaimana dilansir Merdeka.com, Selasa 11 Oktober 2016.
© Dream
Salah satu pengecer, Ashar, mengaku tidak tahu dengan beredarnya tabung elpiji berisi air. Dia membeli tabung-tabung itu dari penjual yang datang ke rumahnya yang menawarkan harga murah. Dia pun sempat mencoba mengangkat tabung gas tersebut.
“ Saya tidak tahu kalau isinya air, tapi memang berat sewaktu saya angkat. Kata orang itu, isinya dilebihkan,” kata dia.
Ashar pun tergiur untuk membeli elpiji oplosan tersebut karena saat ini, elpiji melon ini mulai langka di pasar. Elpiji tersebut dijual kepada warga dengan harga Rp22 ribu per tabung —harga yang sama untuk elpiji asli.
“ Ya, namanya langka. Kami beli, lalu kami jual lagi kepada warga,” kata dia.
© Dream
Polisi pun langsung menindaklanjuti temuan tersebut. Tim Kriminal Khusus Polresta Depok langsung mendatangi lokasi kejadian.
Dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi, polisi mengumpulkan sejumlah tabung gas sebagai barang bukti.
Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho, mengatakan polisi sedang mendalami kasus ini apakah ada unsur kesengajaan atau tidak.
“ Yang jelas, memang ada kejanggalan sebab tutup tangki warnanya beda,” kata Teguh.
© Dream
Vice President Corporate Communications PT Pertamina (Persero), Wianda Pusponegoro, menegaskan pelakunya bukan berasal dari agen resmi mereka.
“ Itu yang menjual adalah oknum yang jual langsung kepada warga, tidak lewat jalur resmi Pertamina,” kata Wianda kepada Dream lewat pesan tertulis.
Wianda mengatakan perusahaan pelat merah ini sudah melapor kepada polisi tentang temuan ini. Dikatakan pula bahwa polisi sedang mengejar pelakunya.
“ Semoga pelakunya segera tertangkap karena meresahkan warga,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya