5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Dream – Saham-saham syariah ditutup melemah lagi. Aliran modal investor asing ke lanta bursa Indonesia yang meningkat tajam hingga Rp 2 triliun belum cukup mengerek kinerja indeks saham syariah.
Pelaku pasar, khususnya asing, seperti terpengaruh oleh sentimen positif unggulnya Hillary Clinton terhadap Donald Trump pada debat capres kedua.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 10 Oktober 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,062 poin (0,04%) di level 177,620. Indeks acuan saham syariah ini sempat menyentuh zona positif dengan level teratas di angka 177,958.
Pelemahan juga melanda indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Indeks JII memerah di level 736,625 atau turun 1,700 poin (0,23%). Indeks JII sempat bertengger di posisi puncak, di level 741,043.
Selama perdagangan hari ini, saham syariah sebanyak 19,09 miliar lembar dengan nilai Rp2,29 triliun telah diperdagangkan.
Aksi beli saham berhasil mengerek 81 saham syariah ke zona hijau. Namun, 98 saham syariah lainnya justru mengalami pelemahan dan 56 saham lainnya bertahan stagnan.
Meskipun saham memerah, bursa Indonesia kebanjiran aksi beli investor asing. Pada hari ini, tercatat sebanyak dana asing sebanyak Rp2,04 triliun yang masuk ke pasar saham Indonesia. Angka ini melonjak dari perdagangan Jumat, 7 Oktober 2016, yang ada dana sebanyak Rp760,32 miliar yang keluar dari bursa Indonesia.
Selama perdagangan hari ini, emiten syariah top gainer yang menjadi incaran investor adalah PTBA, UNVR, ASII, MIKA, dan ICBP. Harga PTBA naik Rp350 per lembar saham, UNVR Rp100, ASII Rp75, MIKA Rp70, dan saham ICBP menguat tipis Rp50 per lembar menjadi Rp9.625 per lembar.
Sementara di jajaran top losser, saham-saham bluechips syariah yang mengalami tekanan jual besar adalah UNTR yang melemah Rp600 menjadi Rp18.850, INDF Rp175, INTP Rp150, AALI Rp125, dan SMGR yang turun Rp100 menjadi Rp10.300 per lembar.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah menguat 24 poin (0,18%) di kisaran Rp12.971per dolar AS. Sepanjang hari ini, rupiah dibuka menguat di kisaran Rp12.955 per dolar AS dan sempat menyentuh angka tertinggi di kisaran Rp12.960 per dolar AS.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?