Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi.
Dream – Setelah kereta cepat jurusan Jakarta-Bandung, pemerintah kembali menawarkan proyek kereta kepada konsorsium dari Tiongkok. Namun, yang ditawarkan bukanlah kereta cepat, melainkan kereta berkecepatan sedang (medium high speed).
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, membantah kabar bahwa pemerintah menawarkan proyek kereta cepat kepada konsorsium Tiongkok untuk jurusan Jakarta-Surabaya.
“ Bukan kereta cepat Jakarta-Surabaya. Itu kereta medium high speed,” kata Budi di Jakarta, Senin 10 Oktober 2016, dilansir Merdeka.com.
Budi mengatakan bahwa proyek baru itu tidak akan membangun rel baru, tetapi menggunakan jalur kereta yang sudah ada dan akan direvitalisasi. Proyek ini diharapkan bisa menghilangkan lintasan kereta sebidang di sepanjang jalur Jakarta-Surabaya. Dikatakan ada 1.000 lintasan sebidang di sepanjang jalur tersebut.
“ Yang sudah ada mungkin keretanya akan diperbaiki dan lintasan sebidang akan kami hilangkan,” kata mantan direktur utama PT Angkasa Pura II (Persero).
Budi melanjutkan pihaknya tidak menutup kemungkinan masuknya peran swasta dalam proyek pemerintah. Sebab, mengandalkan anggaran dalam negeri tidak cukup untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“ Kami berikan semuanya kesempatan untuk memberikan proposal sehingga Surabaya bisa dicapai enam jam. Mungkin saja (akan ditawarkan ke Tiogkok). Ini masih sebatas tawaran,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya