Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
IKEA
Dream - Siapa yang tidak kenal toko ritel perabot rumah tangga IKEA? Brand terkenal asal Swedia yang rencananya akan membuka toko pertamanya di Indonesia, ternyata berani potong harga di negara Dubai.
Suatu perusahaan berani melakukan apa saja demi memenangkan persaingan usaha. Tidak terkecuali brand ternama seperti IKEA. Peritel perabot rumah tangga ini berani melakukan diskon besar-besaran untuk merayu konsumen di Dubai.
Apa yang menyebabkan perusahaan itu melakukan promosi melalui pemotongan harga?
Pasar perabot rumah tangga di Dubai sangat kompetitif. Persaingan melalui cara pemotongan harga sudah menjadi salah satu cara menarik konsumen. Awal pekan ini, IKEA mengumumkan melakukan diskon hingga 20 persen untuk perlengakapan kamar tidur dan kamar mandi.
" Harganya harus murah karena kami ingin menjangkau orang-orang dari semua strata sosial. Sehingga mereka semua bisa datang ke sini dan mencoba produk kami," ujar Manajer Toko IKEA Yas Island, Adosh Sharma, seperti dikutip dari Emirates 247, Sabtu, 23 Agustus 2014.
Ikea Sales and Range Manager, Pooja Dhingra mencatat harga produk untuk perlengkapan tidur dan mandi di peritel lain telah turun sekitar 5-20 persen. Sementara, harga perabot rumah tangga secara keseluruhan di Dubai telah mengalami pemotongan sekitar 2 persen.
" Tahun ini harga kami telah dipotong rata-rata 2 persen secara keseluruhan," tambah Sharma.
Sharma menyebutkan jumlah konsumen yang datang di kedua toko IKEA di Uni Emirat Arab sebanyak 6 juta dari Juli 2013 hingga 2014. Sementara untuk toko yang berada di Dubai berhasil menarik pengunjung hingga 4,5 juta.
" Di Abu Dhabi kami telah mengalami peningkatan 16 persen pengunjung atau 1,5 juta pengunjung dalam satu tahun terakhir. Kami telah melakukan penelitian mengenai gaya hidup masyarakat dan melakukan adaptasi untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan hidup masyarakat lokal," kata Sharma.
Ke depan, IKEA akan membuka tokonya di Oman. Sharma menyatakan proyek ini tengah mengalami kemajuan.
" Tahun ini akan dilakukan ground breaking. Dalam dua tahun ke depan, Anda akan melihat sebuah toko baru di Oman. Saat ini masih dalam proses desain, tapi saya belum bisa berkomentar lebih detail," tambah Sharma.
Menjawab pertanyaan kapan penerimaan pegawai akan dilakukan, dia menyatakan tim akan siap 24 bulan sebelum pembukaan toko.
" Saya tidak bisa mengatakan rekruitmen akan dimulai tahun depan, mungkin saja lebih awal," tandasnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya