10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Indeks Syariah Dan IHSG Sama-sama Melemah Hari Ini, Rabu 12 Juni 2019. (Foto: Shutterstock)
Dream - Isu perang dagang Amerika Serikat dan China yang membuat ekonomi dunia semakin tak pasti mulai dirasakan pasar modal Indonesia. Aksi beli asing yang cukup besar hari ini, Rabu, 12 Juni 2019 membuat sebagian besra indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) berguguran.
Koreksi juga dialami tiga indeks acuan saham syariah yang kembali berbalik melemah.
Tak hanya pasar modal, sentimen perang dagang Trump juga menyulut nilai tukar dolar AS menguat terhadap rupiah.
Pada penutupan perdagangan BEI, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terkoreksi 0,751 poin (0,41%) ke level 183,257. ISSI melemah sepanjang perdagangan usai dibuka memerah di di level 182,827.
Di sepanjang perdagangan, ISSI sempat terseret ke level terendahnya di 182,581.
Pelemahan juga dialami indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang terpangksa 2,241 poin (0,33%) ke level 672,354.
Sementara indeks JII70 merosot 0,571 poin (0,25%) ke level 223,578.
Munculnya aksi jual pemodal asing memaksa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun ke zona negatif. IHSG turun 29,815 poin (0,47%) ke level 6.276,177.
Ramainya aksi jual saham membuat mayoritas indeks sektoral melemah. Investor melepas saham di sektor pertambangan, infrastruktur, dan industri aneka. Ketiga indeks sektoral ini anjlok 1,71 persen, 1,39 persen, dan 1,21 persen.
Hanya ada dua indeks sektoral yang menguat, yaitu barang konsumsi 0,27 persen dan perdagangan 0,01 persen.
Harga saham BRAM melesat Rp1.475 dan menjadi top gainer saham syariah di pertengahan pekan ini. Kenaikan tinggi juga dialai saham TGKA Rp880, UNVR Rp700, UNVR Rp700, dan UNIC Rp380
Sebaliknya, harga BYAN terkoreksi Rp1.750, HEAL Rp160, MBAP Rp130, ASII Rp125, dan FASW Rp125.
Pada pukul 16.10, dolar AS perkasa terhadap rupiah. Nilai tukar dolar naik 64 poin (0,45%) ke level Rp14.254.(Sah)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli