Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Indeks saham syariah bergerak mantap di zona hijau mengikuti pergerakan bursa Asia yang melaju positif. Langkah Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) ikut terbantu aksi beli asing meski mulai berkurang.
Laju kedua indeks syariah ini lebih baik dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat tertekan emiten keuangan.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia, Selasa, 19 April 2016, indeks ISSI menguat 1,363 poin (0,85%) ke level 160,876. Indeks saham bluechips syariah JII juga naik 6,161 poin (0,92%) ke level 679,511.
Transaksi perdagangan saham relatif normal dengan dana bergulir sampai Rp 3,98 triliun. Aksi beli membawa 110 emiten syariah bertengger di teritori positif.
Papan perdagangan ISSI masih menampilkan 64 emiten syariah yang bergerak melemah dan 56 lainnya bertahan stagnan.
Sepanjang perdagangan, indeks ISSI dan JII bergerak positif. ISSi sempat menyentuh level tertinggi di 160,918 sebelum tertekan aksi jual investor.
Emiten di sektor properti memimpin laju penguatan sektoral usai menguat 2,32 persen. Diikuti pertambangan 1 persen, dan industri aneka 0,87 persen.
Di zona merah, indeks sektor keuangan memimpin koreksi usai turun 0,54 persen. Diikuti perdagangan 0,30 persen, dan industri dasar 0,24 persen.
Saham UNVR memimpin kenaikan harga saham bluechips tertinggi usai menguat Rp 1.075 per saham. Disusul ITMG Rp 85, BSDE Rp 85, ASII dan SMRA masing-masing Rp 75.
Di jajaran top losser berderet saham-saham keping biru syariah seperti AALI yang turun Rp 175, SMGR Rp 150, dan AKRA , INTP, dan JSMR yang masing-masing turun Rp 100 per saham.
Di pasar keuangan, laju rupiah juga ikut mengikuti mata uang dunia yang bergerak menguat. Sore ini rupiah naik 44 poin (0,33%) menjadi 13.126 per dolar AS.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya