Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Melesat Sambut Presiden Baru RI

Reporter : Syahid Latif
Senin, 20 Oktober 2014 09:27
Indeks Syariah Melesat Sambut Presiden Baru RI
Berakhirnya tren turun jangka pendek bursa saham regional membuat pasar modal nyaman melaju di zona hijau.

Dream - Bursa saham Indonesia langsung meroket jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Angin positif dari regional ikut menambah tenaga bagi laju pasar modal Indonesia. 

Pemodal asing tak ingin ketinggalan momentum pelantikan presiden baru Indonesia. Meski kecil, pemodal asing membuka perdagangan dengan melakukan nett buy Rp 659 juta.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 39,63 poin (0,79%) ke level 5.063,58.

Laju IHSG semakin mengencang di sesi pembukaan usai indeks kembali menanjak 42,89 poin (0,85%) ke level 5.071,84

Sebanyak 340 emiten langsung bergerak menguat sementara hanya 2 emiten yang tertahan di zona merah. Total volume transaksi mencapai 190.911 kali dengan nilai Rp 57,26 miliar

Dari kawasan regional, sejumlah indeks saham utama juga menguat signifikan. Nikkei Jepang bahkan melompat 3,43 persen sementara Hang Seng menguat 0,91 persen.

Kenaikan signifikan dialami Strait Times Singapura yang menguat 1,09 persen dan Kospi Korea Selatan 1,47 persen.

Hingga 15 menit perdagangan saham, IHSG tercatat telah menguat 54,75 poin (1,09%) ke level 5.083,69. IHSG sempat mengukir level tertinggi di 5.096,27.

Berkilaunya bursa saham Indonesia juga dinikmati dua indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka menguat 1,14 poin (0,71%) ke level 162,75.

Di sesi pembukaan, ISSI kembali naik 1,25 poin (0,78%) ke level 162,86.

Transaksi perdagangan saham syariah mencapai 165.064 saham dengan perputaran uang mencapai Rp 36,63 miliar. Sebanyak 31 emiten syariah bergerak menguat sementara 2 lainnya melemah.

Di jajaran saham bluechips syariah, indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga melaju 6,61 poin (1%) ke level 670,17. JII kembali melaju 7,14 poin (1,08%) ke level 670,71 di sesi pembukaan.

Pelaku pasar melakukan aksi beli saham bluechips syariah sebanyak 129.085 saham senilai Rp 32,65 miliar.

Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo, mengakui pelantikan presiden terpilih Indonesia adalah hari yang dinanti seluruh rakyat Indonesia.

" Satu hal yang juga turut menambah sentimen positif adalah kondisi dari bursa regional yang kondusif setelah pada hari Jumat kemarin mengakhiri trend turunnya," katanya.

IHSG diperkirakan memiliki dua resisten kuat yaitu gap di kisaran 5107 - 5124 dan gap di kisaran 5143 - 5180. Aksi profit taking atas posisi jangka pendek sebaiknya dilakukan apabila IHSG terlihat kesulitan dalam melakukan penembusan resisten.

" Pemodal sebaiknya tetap rasional dan tidak larut dalam euphoria, mengingat Jokowi Effect yang berlangsung sebelumnya, hanya berlangsung selama 1 - 2 hari saja," katanya.

Beri Komentar