Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Sentimen positif yang diterima investor terus mendorong indeks syariah mencetak rekor baru di sepanjang tahun 2016. Aksi beli investor asing ikut menopang laju Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII).
Penutupan bursa regional yang sebagian besar menguat ikut memicu aksi beli investor jelang penutupan perdagangan.
Indeks ISSI menutup perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 20 Juli 2016, dengan menanjak 1,074 poin (0,63%) ke level 171,856.
Kenaikan harga saham dari 19 emiten keping biru syariah juga mendorong indeks ISSI ditutup menguat 5,522 poin (0,78%) ke level 717,959.
Transaksi perdagangan saham syariah hari ini mencapai Rp 3,98 triliun dengan 30,88 miliar saham yang berpindahtangan.
Aksi beli investor mendorong 111 emiten syariah ditutup menguat. Sisanya, 84 emiten ISSI bergera turun dan 60 saham lainnya bertahan stagnan.
Sepanjang perdagangan, ISSI tampak leluasa berjalan di zona hijau. Meski sempat melemas di awal sesi, ISSI akhirnya mampu mencetak level tertingginya di sesi penutupan.
Penguatan ini tak lepas dari dukungan seluruh indeks sektor saham yang berakhir menghijau. Penguatan tertinggi dicetak emiten sektor barang konsumsi yang naik 2,99 persen, manufaktur 2,37 persen, dan keuangan 1,48 persen.
Saham unggulan syariah yang menghuni top gainer JII kali ini adalah AALI yang menguat Rp 400, ICBP Rp 325, UNVR Rp 325, INTP dan PTBA masing-masing Rp 200 per saham.
Sementara top losser JII dihuni emiten seperti UNTR yang turun Rp 200, INDF Rp 75, LGAS Rp 70, AKRA Rp 25, dan SMGR Rp 25 per saham.
Dari pasar keuangan, kurs rupiah terhadap dolar AS mengalami sedikit relaksasi. Rupiah sore ini melemah 30 poin (0,23%) menjadi 13.101 per dolar AS.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan