Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Sifat pemalu tidak mudah dihilangkan dari pribadi seseorang. Bahkan tidak ada sekolah ataupun tempat khusus yang dapat menghilangkan sifat ini secara otomatis.
Namun, ketika masuk di dunia bisnis menjadi pengusaha maka mau tidak mau sifat pemalu ini perlu ditekan guna memperluas jaringan dalam mengembangkan usaha. Berikut beberapa cara memperluas jaringan bagi kalian si pemalu yang tengah terjun di bisnis, berdasarkan Arabian Business yang dikutip, Kamis, 7 Agustus 2014.
Pertama, mulailah dari sesuatu yang kecil dulu. Pergi ke suatu pertemuan kecil dengan suasana yang akrab sehingga Anda bisa lebih santai berkomunikasi dengan orang-orang yang hadir.
Kedua, jangan pernah meminta maaf. Orang pemalu biasanya sering meminta maaf ketika meminta bantuan atau menyusahkan orang lain. Namun, jaringan juga bukan merupakan paksaan, tetapi ketika seseorang merasa terkoneksi atau membutuhkan maka jaringan tersebut akan terjalin.
Ketiga, tersenyum mampu meningkatkan rasa percaya diri di kondisi apapun sehingga Anda akan merasa lebih santai dan orang pun mau mendekati Anda. Senyum menyebarkan kehangatan dan mampu mengusir rasa malu.
Keempat, memulai percakapan dengan mengajukan pertanyaan. Anda tidak perlu memberikan pendapat atau mendominasi situasi, Anda hanya perlu mengajukan pertanyaan dan membiarkan orang lain menjelaskan dan membahasnya.
Kelima, sebaiknya orang yang pemalu lebih baik mendengarkan pengalaman dan cerita orang-orang sekitar sehingga Anda bisa belajar sambil terus menjalin hubungan dengan rekan bisnis.
Keenam, mengajak teman saat menghadiri pertemuan. Hal ini bisa memberikan kenyamanan di tempat atau lingkungan baru. Selain itu, jika teman Anda sudah kenal dengan orang-orang yang hadir maka dia bisa membantu memperkenalkan Anda.
Ketujuh, menyiapkan tujuan dalam memperluas jaringan tersebut. Anda juga bisa menyiapkan kartu nama untuk memperkenalkan diri Anda.
Kedelapan, tetap menjadi diri sendiri. Anda tidak perlu berubah menjadi pribadi lain, bahkan menjadi pribadi yang buruk karena memainkan peran lain agar lebih percaya diri. Tidak perlu berpura-pura menjadi ekstrovert karena akan terlihat palsu dan tidak ada seorang pun yang akan menghargai itu.
Terakhir, Anda bisa memanfaatkan dunia maya guna memperluas jaringan jika pertemuan langsung membuat Anda kikuk. Manfaatkan media sosial dan jaringan online lainnya, teknologi ini akan sangat membantu Anda si pemalu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya