Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Dream - Pangsa pasar perbankan syariah saat ini masih di bawah 5 persen. Realisasi ini hampir tidak bergerak jika dibandingkan beberapa tahun terakhir. Namun, hal ini tidak menyurutkan semangat bank syariah untuk memperluas pasarnya.
Tahun depan, dinilai sebagai tahun percepatan bank syariah karena berbagai regulasi pemerintah dan otoritas diharapkan bisa memacu pertumbuhan industri ini. Namun, tidak hanya berhenti di peraturan, Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (ASBISINDO) meminta `restu` dari pemerintah untuk masuk mengelola uang negara.
" Kami akan masuk ke capital market, misalkan APBN bisa masuk ke kita," ujar Sekretaris Jenderal Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) Ahmad K Permana di Jakarta, akhir pekan lalu.
Tidak hanya itu, Permana menyebutkan pihaknya memiliki inisiasi untuk turut membiayai proyek infrastruktur yang telah masuk dalam program pemerintah. Caranya, dengan melakukan akad mudharabah muqayyadah, yaitu pembiayaan proyek oleh bank, tetapi dananya berasal dari nasabah.
" Tahun depan ada yang mau kita coba purpose ke Kemenkeu untuk proyek pemerintah kita masukkan ke mudharabah muqayyadah. Jadi, ada proyek tertentu, itu bagi hasil dengan
di-backup proyek," ujar Permana.
" Seperti model sukuk, sukuk dijual ke nasabah ritel oleh bank-bank, tapi itu kan
tidak masuk ke buku bank, karena tidak masuk pembiayaan. Jadi nanti itu proyek pemerintah itu dibiayai oleh bank, tapi bank itu menjual proyek ini langsung kepada customer. Jadi masuk sebagai pembiayaan bank, tapi dana pihak ketiga dari customer, rate-nya ditentukan dari return proyek tersebut," jelasnya.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia