Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Banyak pihak penasaran dengan kunci sukses para miliarder dan orang-orang superkaya di dunia. Namun, Thomas C. Corley yang menghabiskan 5 tahun meneliti kebiasaan sehari-hari para miliarder menyatakan, ada satu kunci sukses kalangan 1 persen ini.
Sebagian besar miliarder yang sukses dengan usaha sendiri, dapat memperoleh kesuksesan seperti saat ini karena mengembangkan kebiasaan yang kaya pula.
Maksudnya kebiasaan sehari-hari mereka berpengaruh terhadap sukses atau tidaknya kehidupan mereka.
" Dari penelitian yang saya lakukan, saya menemukan bahwa kebiasaan sehari-hari sangat menentukan sukses atau tidaknya kehidupan mereka," kata Corley dalam tulisan di bukunya Change Your Habits, Change Your Life.
Menurut Corley, kunci sukses miliarder dan orang superkaya di dunia cukup mudah, yaitu mereka menghabiskan 15-30 menit setiap hari hanya untuk berpikir.
" Berpikir adalah kunci sukses mereka. Miliarder dan orang superkaya cenderung berpikir di tempat yang sepi, terisolasi, di pagi hari, dan setidaknya dalam 15 menit setiap hari," ungkap Corley.
Dia menambahkan, miliarder dan orang superkaya di dunia menghabiskan setiap hari untuk berpikir tentang segala hal. Ada setidaknya 15 bidang utama yang selalu dipikirkan para miliarder dan orang superkaya di dunia.
Kelimabelas bidang yang selalu dipikirkan itu adalah....
© Dream
Dream - Ke-15 bidang utama itu antara lain: karier, keuangan, keluarga, sahabat, hubungan bisnis, kesehatan, mengatur impian dan tujuan hidup, permasalahan, kegiatan amal, dan kebahagiaan.
Dalam aktivitas berpikirnya itu, para miliarder dan orang superkaya di dunia selalu melontarkan pertanyaan pada dirinya sendiri.
Seperti, " Apa yang harus saya lakukan untuk menghasilkan uang yang lebih banyak?"
Atau Apakah pekerjaan ini membuat saya bahagia? Apa saya sudah cukup berolahraga? Kegiatan amal apa yang sebaiknya saya ikuti?
Apa saya punya teman yang baik? Hubungan bisnis mana yang sebaiknya lebih sering dijalin dan mana yang harus ditinggalkan?
Selain itu Corley mengatakan, orang paling kaya dan sukses di dunia cenderung punya keingintahuan yang tinggi. Mereka selalu haus perbaikan dan inovasi terus-menerus, baik dalam kehidupan pribadi maupun di dunia.
" Ketika orang paling kaya dan sukses butuh uang, mereka tidak membayangkan apakah hal itu mungkin, namun mereka cukup dengan menciptakan ide baru untuk memecahkan masalah," kata Steve Siebold, seorang miliarder dan penulis buku How Rich People Think.
(Ism, Sumber: businessinsider)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya