Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pria Ini Adalah Sosok Di Balik Kesuksesan Tik Tok. Siapa Namanya? (Foto: Business Wire)
Dream – Aplikasi Tik Tok kini menjadi sorotan setelah fenomena Bowo Alpenliebe di media sosial. Semakin menjadi sorotan ketika Kementerian Komunikasi dan Informatika memutuskan untuk memblokir aplikasi tersebut.
Fenomena Tik Tok di Indonesia memang menjadi sorotan sejak pertama kali aplikasi tersebut muncul di perangkat telepon pintar.
Sejak pertama diperkenalkan pada tahun 2016, aplikasi Tik Tok sudah diunduh sebanyak 50 juta kali.
Dilansir dari Liputan6.com, Rabu 4 Juli 2018, orang di balik Tik Tok ternyata berasal dari negeri Tiongkok. Aplikasi ini dikembangkan oleh ByteDance, perusahaan teknologi yang didirikan oleh Zhang Yiming.
Menurut Yiming, Tik Tok memang dibuat untuk menyasar generasi muda. Meski dikenal sebagai pencipta, Yiming malah tak pernah merekam dirinya sendiri dengan Tik Tok.
“ Sejak lama, saya hanya menonton video Tik Tok tanpa membuatnya sendiri karena aplikasi ini memang ditujukan untuk orang muda,” kata pendiri Toutiao--layanan berita untuk pengguna di Tiongkok.
Meskipun demikian, dia sudah mulai membuat video bersama dengan karyawan lain di perusahaan. Ada kompetisi untuk menjaring banyak like dari video yang diunggah.
(Sah)
© Dream
Yiming mengatakan keputusan perusahaan mengembangkan aplikasi jejaring sosial, tak lepas dari industri saat ini. Sarjana software engineering ini mengatakan perusahaan harus mengikuti perubahan.
“ Dalam industri konten, teks dan gambar telah berkembang menjadi video. Konten kini banyak berasal dari pengguna. Perubahan yang kami lakukan bertujuan untuk menjawab kebutuhan pengguna saat ini,” kata dia.
Yiming membuat keputusan yang tepat untuk terjun ke konten video. Layanan ini berhasil merajai sejumlah toko aplikasi. Menurut laporan Sensor Tower, Tik tok menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh di App Store. Malah, di Playstore, saat ini, Tik Tok diunduh sebanyak 50 juta kali. Kesuksesan ini mengejutkan. Sebab, aplikasi ini dikembangkan oleh delapan orang dari ByteDance dalam waktu 200 hari.
© Dream
Perjalanan Yiming dalam merintis bisnisnya tak bisa dibilang mulus. Dia juga mengalami kendala ketika membesarkan Tik Tok.
Yiming pernah terlibat bisnis dengan pemilik Tencent, Pony Ma. Taipan Tiongkok ini menyebut Tik Tok meniru aplikasi Tencent, Weishi. Hal ini mengakibatkan tautan ke Tik Tok melalui WeChat dan QQ diblokir.
(Sumber: Liputan6.com/Agustinus Mario Damar)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya