Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
©The NextDev/Stella Maris
Dream - Bangganya bisa mendirikan startup sebagai perwujudan ide inovatif yang selama ini Sahabat Dream miliki. Tapi tantangan tidak berhenti di situ saja, masih banyak hal yang harus dilakukan untuk mengembangkan dan memperkenalkan bisnis digital besutanmu agar makin banyak dikenal masyarakat luas. Selain berbekal kemampuan dan keberanian, modal pun memegang peranan penting bagi startup untuk meraih kesuksesan.
Sayangnya tidak semua punya dana yang cukup besar untuk membiyai kegiatan operasional sehari-hari dan mengembangkan startup. That’s why, kebanyakan founder biasanya akan mencoba mencari tambahan modal dari para calon investor dengan cara melakukan presentasi langsung di hadapannya. Namun, peluang emas ini seringkali menemui kegagalan karena belum tahu cara pitching investor yang efektif menarik minat para penanam modal.
Untungnya, ada Fajar Nugraha yang membawakan materi “Pitching Hacks! How to Pitch to Investor” pada para peserta The NextDev Academy 2018. Managing Partner Kinara Indonesia ini membagikan tips dan trik dalam memuluskan proses pitching investor.
Sebelum memutuskan untuk “menjual” keunggulan startup yang dimiliki, Sahabat Dream harus memahami siapa yang ada di hadapannya, misalnya tingkat pendidikan atau minat para calon investor. Dari sini, baru dituangkan ke dalam bentuk slide presentasi dan cara membawakan yang atraktif dan efektif.
Bukan hanya ditunjang oleh presentasi yang dibuat semenarik mungkin, tapi juga cara menyampaikan pitching yang harus diperhatikan. Selain diingatkan untuk melakukan presentasi dalam waktu singkat, pria berkacamata ini menyarankan founder startup untuk banyak berlatih agar terbiasa menyampaikan semua penjelasan tanpa kesan terburu-buru. Teori yang didapatkan ini kemudian dimanfaatkan oleh para peserta untuk menjawab tantangan Fajar, dalam membuat presentasi yang singkat, padat, dan jelas.
Walau belum seberuntung para peserta The NextDev Academy 2018 yang mendapatkan ilmu langsung dari Fajar Nugraha, tapi Sahabat Dream bisa ikut belajar membangun startup dengan membaca ulasan berikut ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya