Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jam Kerja Yang Pendek Punya Banyak Manfaat Untuk Karyawan, Lho.
Dream – Sahabat Dream, ada sebuah riset yang mengejutkan tentang jam kerja yang panjang. Waktu bekerja yang lama, bisa berdampak buruk terhadap kesehatan.
Malah, karyawan yang memiliki jam kerja yang panjang, cenderung rentan terkena kesehatan mental.
Itulah sebabnya pakar merekomendasikan perusahaan untuk memberlakukan jam kerja yang pendek.
Dikutip dari Enterpreneur, Kamis 26 April 2018, bekerja dengan jam kerja yang lebih pendek, diterapkan di negara maju. Misalnya, Swedia.
Negara itu menurunkan jam kerja dari 8 jam menjadi 6 jam. Beberapa kajian yang dilakukan oleh Harvard University menyebutkan, orang yang memiliki jam kerja yang baik, punya beberapa manfaat daripada orang yang bekerja lebih lama.
Bekerja dengan jam kerja yang lebih sedikit, terbukti meningkatkan fokus kerja karyawan, manajemen waktu, dan kepuasan secara keseluruhan. Ini akan mengarah kepada bisnis dan hasil yang menguntungkan.
Ada lima keuntungan yang akan didapat jika seorang karyawan memiliki jam kerja yang pendek. Yang pertama, karyawan itu akan punya keseimbangan karier yang lebih baik.
Keseimbangan hidup-karier yang baik ini datang ketika hidup dipenuhi dengan kesenangan. Ketika jam kerja berkurang, karyawan akan punya waktu yang lebih banyak untuk berkumpul bersama keluarga dan teman-temannya. Ini akan membuat kepuasan karyawan bertambah dan bisa memicu produktivitas kerja.
Yang kedua, waktu lebih jelas. Dengan jam kerja yang pendek, kamu bisa mendapatkan kejelasan yang jauh lebih baik pada timeline pekerjaan di kantor. Timeline ini bisa berupa deadline maupun agenda-agenda lain yang harus dipenuhi.
Yang ketiga, bebas kesalahan ketika bekerja. Riset menunjukkan karyawan yang kelelahan karena lembur, berpotensi melakukan kesalahan lebih banyak ketika bekerja. Dengan jam kerja yang lebih pendek, seseorang bisa lebih fokus kepada pekerjaan.
Keempat, merasa lebh bertenaga. Dengan jam kerja yang pendek, karyawan bisa beristirahat lebih lama dan bisa mengumpulkan tenaga. Dengan tenaga yang cukup, dia bisa bekerja secara efektif.
Kelima fokus. Jam kerja yang seperti ini bisa “ memaksa” karyawan untuk bekerja lebih efisien dan efektif. Oleh karena itulah, karyawan harus fokus terhadap pekerjaannya. Mereka juga belajar untuk memprioritaskan tugas yang dan bekerja lebih efektif. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya