Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jamkrido Memberikan Penjaminan Pembiayaan Kepada UMKM Senilai Rp14,4 Triliun. (Foto: Shutterstock)
Dream – PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero)/Jamkrindo menjamin pembiayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Nilainya penjaminan yang dialokasikan mencapai Rp14,4 triliun.
“ Pada periode Juli 2020-April 2021 ada 952 ribu UMKM yang usahanya diberi penjaminan oleh Jamkrindo,” kata Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo, Suwarsito, dalam Talkshow “ UMKM Naik Kelas Untuk Tingkatkan Ekonomi Nasional” secara virtual, Jumat, 30 April 2021.
Untuk kredit usaha rakyat (KUR), Suwarsito mengatakan penjaminan yang diberikan senilai Rp420 triliun. Penjaminan ini diberikan kepada 17,75 juta UMKM sepanjang 2007-April 2021.
Sebagian besar sektor UMKM yang mendapatkan penjaminan dari Jamkrindo, kata dia, berasal dari bidang jasa dan perdagangan, baik untuk PEN maupun KUR selama pandemi COVID-19.
Perusahaan pelat merah ini mendorong UMKM yang mendapatkan penjamiman darinya, ke arah digital.
“ UMKM yang dijaminkan Jamkrindo (yang) usahanya masih offline, kami dorong agar go digital pada masa pandemi,” kata dia.
Dream – Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa menjadi kunci kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. Apalagi, karakteristik ekonomi Indonesia adalah banyaknya usaha di sektor UMKM.
“ Karakteristik ekonomi Indonesia adalah besarnya ekonomi umat. Maka sektor UMKM yang menjadi pendorong utama,” kata Wakil Presiden Indonesia, Ma’ruf Amin, dalam Webinar Series Indonesia Islamic Festival (IIEFEST) 2020, ditulis Jumat 27 November 2020.
![]()
Selama ini UMKM berkontribusi 97 persen penyerapan tenaga kerja nasional, 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB), 58 persen total investasi, dan 14 persen ekspor. UMKM juga mencakup 99 persen dari unit usaha di Indonesia.
“ Pengembangan UMKM juga termasuk dalam proritas pengembangan ekonomi syariah,” kata dia.
Ma’ruf mengatakan UMKM syariah, terutama yang melayani kebutuhan dasar masyarakat, harus diperkuat dalam krisis ekonomi. Sekadar informasi, sektor ini menjadi yang paling terimbas pandemi Covid-19.
Misalnya, memperluas pangsa pasar dan memasarkan produk secara efisien.
Salah satu inisiatif yang diambil adalah mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk UMKM. Berbagai marketplace telah memfasilitasi UMKM untuk memasarkan produknya.
“ Hasil survei Bank Dunia menunjukkan UMKM yang memanfaatkan teknologi digital mengalami penurunan (bisnis) lebih kecil daripada mereka yang tidak memasarkan secara online,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya